20 Pola Kalimat Aktif Dan Kalimat Pasif Beserta Pengertiannya

20 Contoh Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif Beserta Pengertiannya – Dalam sebuah kalimat bahasa Indonesia terdapat kalimat pasif maupun kalimat aktif. Kalimat kalimat tersebut berkhasiat untuk melengkapi sebuah paragraf atau percakapan yang menjelaskan suatu hal. Kalimat pasif maupun kalimat aktif tersebut sering kali kita jumpai disekeliling kita. Masing masing kalimat mempunyai jenis dan rujukan yang berbeda beda. Baik rujukan kalimat aktif dan pasif mempunyai pengertian, pola, dan struktur kalimat yang berbeda. Namun intinya kedua kalimat ini tidak sanggup dipisahkan antara satu sama lain. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai pengertian serta rujukan kalimat aktif dan pasif singkat dan pendek.

Contoh kalimat katif dan pasif intinya sanggup dengan gampang kita temukan dalam kehidupan sehari hari. Hal ini disebabkan lantaran penggunan kalimat aktif dan pasif banyak diaplikasikan untuk bercakap cakap antara dua orang atau lebih.

Contoh kalimat aktif dan kalimat pasif sangat gampang dibedakan lantaran kedua rujukan kalimat ini (kalimat aktif dan kalimat pasif) mempunyai pola dan struktur kalimat yang berbeda. Meskipun demikian, baik rujukan kalimat aktif maupun rujukan kalimat pasif tidak sanggup dipisahkan satu sama lain dalam penggunaannya.

20 Contoh Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif Beserta Pengertiannya

Sebuah kalimat tidak akan menjadi terstruktur apabila tidak mempunyai urutan subjek, predikat maupun objek. Struktur tersebut tersusun dalam sebuah kalimat, sama halnya menyerupai rujukan kalimat aktif dan pasif. Dibawah ini akan saya jelaskan mengenai pengertian kalimat aktif dan pengertian kaliat pasif secara lengkap beserta rujukan kalimat tersebut.

Contoh Kalimat Aktif

 Contoh Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif Beserta Pengertiannya 20 Contoh Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif Beserta Pengertiannya
Pembahasan yang pertama yaitu pengertian kalimat aktif. Kalimat aktif merupakan sebuah kalimat yang subjeknya mempunyai tugas aktif dalam melaksanakan sebuah tindakan sebagai predikat kepada objek. Contoh kalimat aktif:
  • Ibu memasakanku sebuah sup ayam.
  • Ina mengambil bukunya Oni.
  • Ardi memotong rumput.

Baca juga : 32 Contoh Kalimat Kritik, Saran, dan Pujian Beserta Pengertiannya

Kalimat aktif juga mempunyai ciri ciri yang sanggup membedakannya dengan kalimat lainnya. Berikut ciri ciri kalimat aktif:

  • Kalimat aktif mempunyai predikat yang diawali dengan tambahan kata Ber- maupun Me-.
  • Subjek dalam kalimat aktif melaksanakan pribadi tindakan yang dilakukan dengan objeknya.
  • Kalimat aktif ada yang membutuhkan objek untuk melengkapinya.
  • Kalimat aktif mempunyai struktur pola S(subjek) – P(predikat) – K(keterangan) ataupun S(subjek) – P(predikat) – O(objek) – K(keterangan).
  • Kalimat aktif adapula yang tidak membutuhkan objek, namun untuk melengkapi predikat harus ditambahkan keterangan ataupun pelengkap.
Macam Macam Kalimat Aktif

Kalimat aktif sanggup dibagi menjadi beberapa jenis yaitu kalimat aktif intransitiv, kalimat aktif transitiv, kalimat aktif ekatransitive, maupun kalimat aktif dwitransitif. Berikut klarifikasi beserta contohnya:
Contoh Kalimat Aktif Transitive
Jenis kalimat aktif yang pertama yaitu kalimat transitive. Kalimat ini mempunyai arti yaitu sebuah kalimat yang secara aktif membutuhkan objek yang memperoleh respons dari subjeknya. Contoh kalimat aktif transitive :
  • Ibu memberi Ina coklat untuk camilan. 
  • Ibu menulis belanjaan. 
  • Ayah mengendarai sepeda.
  • Kiko menyiram bunga.
  • Kakak dan Ina menonton film horor di bioskop.
Contoh Kalimat Aktif Ekatransitive
Contoh kalimat aktif selanjutnya yaitu kalimat ekatransitive. Jenis kalimat ini mempunyai arti yaitu sebuah kalimat aktif membutuhkan objek namun tidak mempunyai keterangan. Jenis kalimat ini mempunyai struktur pola Subjek-Predikat-Objek. Contoh kalimat aktif ekatransitive :
  • Ibu memasak sayur.
  • Ina membaca buku.
  • Joko memanjat pohon.
  • Pak Joko menerobos lampu merah.
  • Kakak mencuci pakaian.

Baca juga : 30 Contoh Kalimat Langsung dan Tidak Langsung Beserta Strukturnya

Contoh Kalimat Aktif Intransitive

Kalimat aktif Intransitive merupakan sebuh kalimat aktif yang objeknya tidak muncul lantaran tidak mendapatkan tindakan dari subjek. Pada kalimat ini mempunyai keterangan maupun pelengkap. Struktur kalimatnya yaitu S-P-K maupun S-P. Contoh kalimat aktif Intransitive :
  • Rehan berguru dengan rajin.
  • Kakek bersepeda dengan pelan pelan.
  • Ina sedang menyanyi dikamar mandi.
  • Ayam itu berkokok setiap pagi.
  • Ayah tertidur berjam jam.
  • Nenek Ani sangat kesakitan.
Contoh Kalimat Aktif Dwitransitif

Jenis kalimat aktif yang terakhir yaitu kalimat dwitransitif. Jenis kalimat ini mempunyai satu predikat yang dilengkapi dengan objek maupun keterangan. Kalimat aktif dwitransitif mempunyai pola S-P-O-K. Apabila salah satu pola tidak ada maka kalimat akan rancu dan maknanya tidak akan tersampaikan. Contoh kalimat aktif dwitransitif :
  • Ayah mentranfer uang kepada Ibu setiap bulan.
  • Joko membersihkan lantai setiap pagi.
  • Ina selalu pergi sekolh setiap hari.
  • Ibu mencuci pakaian setiap hari.
  • Ayah mengendarai sepeda setiap hari.

Baca juga : Contoh Kalimat Simpleks dan Kalimat Kompleks Beserta Strukturnya

Pada dasarnya setiap rujukan kalimat aktif tersebut sanggup dirubah kedalam bentuk rujukan kalimat pasif. cara merubah kalimat aktif menjadi pasif sendiri sangat gampang untuk dilakukan. simaklah klarifikasi dibawah ini:

Untuk mengubah kalimat aktif menjadi pasif sanggup dilakukan dengan mengubah subjek yang terdapat dalam kalimat aktif diubah menjadi Objek yang terdapat dalam bentuk kalimat pasif. Berikut contohnya:

“Ibu menabrak Adik di depan kamarnya. (Kalimat Aktif)” menjadi “Adik ditabrak Ibu di depan kamarnya. (Kalimat Pasif)”

Predikat dalam kalimat aktif yang mempunyai imbuhan Me- diubah menjadi imbuhan Ter- atau Di-. Berikut contohnya:

“Ibu melupakan masakan yang yummy itu. (Kalimat Aktif)” menjadi “Masakan yang yummy itu diabaikan oleh Ibu. (Kalimat Pasif)”

Kalimat aktif yang tidak mempunyai objek sanggup diubah menjadi kalimat pasif.

“Joko melukai semut. (Kalimat Aktif)” menjadi “Semut dilukai Joko. (Kalimat Pasif)”

Contoh Kalimat Pasif

 Contoh Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif Bes
erta Pengertiannya 20 Contoh Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif Beserta Pengertiannya
Setelah membahas mengenai rujukan kalimat aktif selanjutnya saya akan membahas mengenai pengertian dan rujukan kalimat pasif. Kalimat pasif merupakan sebuah kalimat yang subjeknya diberikan sebuah tindakan dari objek kemudian diubah menjadi predikat. Contoh kalimat pasif:
  • Bunga disirami oleh Ani.
  • Adik dibelikan sebuah sepatu oleh ayah.
  • Makananku dimakan adik.
Tidak hanya kalimat aktif saja yang mempunyai ciri ciri, kalimat pasif juga mempunyai ciri ciri untuk membedakannya dengan jenis kalimat lainnya. Berikut ciri ciri kalimat pasif:
  • Subjek yang terdapat dalam kalimat aktif berperan sebagai objek yang terdapat dalam kalimat pasif.
  • Predikat pada kalimat pasif mempunyai imbuhan Ke-an, Ter- maupun Di-. Misalnya Rumahku kemasukan maling malam kemarin.
  • Kata kerja dalam kalimat pasif diawali dengan kata ganti kamu atau ku. Misalnya Baju itu telah kucuci.
  • Apabila kalimat pasif mengandung kata “oleh” maka sanggup dihilangkan dan tidak akan mengubah arti kalimatnya. Misalnya Ina ditegur oleh Bu Guru lantaran tidak mengerjakan PR. (kalimat aktif) sanggup diubah menjadi Ina ditegur Bu Guru lantaran tidak mengerjakn PR. (kalimat pasif)
Kalimat pasif juga sanggup diubah menjadi kalimat aktif. Dibawah ini terdapat rujukan perubahaan kalimat pasif menjadi kalimat aktif.

Cara mengubah kalimat pasif menjadi aktif sanggup dilakukan dengan cara mengubah subjek yang terdapat dalam kalimat pasif sanggup diubah menjadi objek pada kalimat aktif. Berikut contohnya:

“Makanan itu dimakan oleh Ayah. (Kalimat Pasif)” menjadi ” Ayah memakan kuliner itu. (Kalimat Aktif)”

Imbuhan predikat kalimat pasif menyerupai Ter-, Di-, dan Ke-an sanggup diubah menjadi Me- maupun Ber-. Berikut contohnya:

“Kamar itu dibersihkan oleh Ibuku. (Kalimat Pasif)” menjadi ” Ibu membersihkan kamar itu. (Kalimat Aktif)”

Kata ganti ku dalam kalimat pasif sanggup diubah menjadi Aku. Berikut misalnya :

” Baju itu telah kucuci, (Kalimat Pasif)” menjadi “Aku telah mencuci baju itu. (Kalimat Aktif)”

Demikianlah pengertian dan rujukan kalimat aktif dan pasif yang sanggup saya jelaskan. Semoga artikel ini sanggup menambah ilmu anda. Penggunaan kalimat aktif dan pasif memang tidak sanggup dipisahkan dari keseharian kita. Maka dari itu akan sangat gampang menemukan rujukan kalimat aktif dan rujukan kalimat pasif dalam sebuah percakapan.