Akhlak Nabi dalam Menerima Kekalahan

Pintarbaca.com – Sunnatullah sesungguhnya berlaku kepada siapa saja tidak terkecuali kepada diri Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam.
Kalau ada yang mengatakan hidup itu bagaikan roda maka kadang diatas kadang dibawah itulah juga yang terjadi pada diri Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam.
Kaum muslimin mendapatkan kemenangan yang gilang-gemilang dalam Perang Badar Perang besar pertama melawan kaum kafir Quraisy. padahal jumlah para kaum muslimin hanya 300 Orang lebih sedikit sedangkan kekuatan pasukan kafir Quraisy sebanyak 1000 orang lebih.
Kunci kemenangan kaum muslimin dalam Perang Badar antara lain keyakinan yang besar akan Pertolongan Allah, berjuang atau berperang karena Allah demi tegaknya Dinul Islam,taat dan patuh pada komando Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, disiplin dan bertanggung jawab pada tugas secara penuh sebagaimana yang ditugaskan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam.
Kesuksesan sering kali membutakan. orang dapat lupa diri karena m4buk kemenangan. itu juga yang terjadi pada sebagian kaum muslimin pada waktu itu, ketika mereka mendapatkan harta rampasan perang yang banyak mereka jadi lupa diri.
Oleh sebab itu, Ketika mereka berhadapan kembali dengan kaum kafir Quraisy dalam Perang Uhud Allah merasakan kepada mereka sakitnya kekalahan justru saat mereka diambang kemenangan. sebagian dari mereka mengabaikan perintah dan taktik yang telah diberikan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi salam kepada mereka, karena tergiur dengan harta rampasan perang yang ditinggalkan pasukan musuh.
Saat itulah pasukan musuh dipimpin oleh Khalid bin Walid yang waktu itu belum menganut agama Islam tiba-tiba menyerang balik. bagian dari pasukan kaum muslimin yang sedang terkira harta rampasan perang terkejut. mereka sama sekali tidak menyangka akan ada serangan Bali yang sangat cepat.
Mereka berhasil dipukul mundur oleh lawan dan menderita kekalahan yang sangat memalukan bahkan paman Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yaitu Hamzah bin Abdul Muthalib gugur sebagai Syuhada
Sebagian dari mereka sangat menyesali perbuatan teman-teman mereka yang tidak patuh pada strategi yang telah diatur dan dicanangkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam .
Motivatif sebagian kaum muslimin dalam Perang Uhud tidak sebersih dan selurus ketika mereka berperang di bukit Badar.
Mereka juga tidak disiplin dan terlalu disibukkan oleh pikiran untuk menguasai harta rampasan perang.
Mengapa Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang dekat dengan Allah dapat kalah dalam sebuah pertempuran ? Jawabannya : Iya agar manusia bisa meneladani beliau.

Akhlak Nabi dalam Menerima Kekalahan

Bagaimana seharusnya bersikap ketika menerima kekalahan yaitu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tetap Berjiwa Besar, menganggap kekalahan merupakan bagian dari ujian keimanan dan kesabaran, melakukan evaluasi dan introspeksi diri, tidak mencari-cari kambing hitam untuk dijadikan sasaran alasan kekalahan, bertobat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Kaum muslimin sebaiknya membaca doa berikut ini ketika sedang didera musibah.
Ya Tuhan kami janganlah engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. ya Tuhan kami janganlah engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami Dik ya Tuhan kami janganlah engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. beri Maaflah kami ampunilah kami dan rahmatilah kami. engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.  ( Al Quran surat al-baqarah Juz 2 ayat 286)
Atau membaca doa sebagaimana diajarkan dalam al-quran
Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika engkau tidak mengampuni kami dan memberi Rahmat kepada kami, Niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi. ( Alquran surat al-a’raf ayat 23)
Ya Tuhan kami ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.  ( Al Quran Surat Ali Imron ayat 147) @ Source Conten
Baca Juga : Akhlak Mulia Rasulullah Terhadap Non Muslim

One thought on “Akhlak Nabi dalam Menerima Kekalahan

Leave a Reply

Your email address will not be published.