Belajar Dengan Gedung Terbatas

Di desaku tepatnya di desa Binong Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang ada sebuah sekolah dasar negeri , sesuai dengan nama desa tersebut maka SDN itu diberi nama SDN BINONG , di dalam satu lingkup bangunan SD itu mempunyai beberapa kepala bab ada SDN BINONG  I, SDN BINONG II , SDN BINONG IV, dan SDN BINONG V . Nah ke-4 SD tersebut sama-sama mempunyai akomodasi yang sama serta  bebas uang bangunan dan biaya sepeserpun, dengan demikian masyarakat setempat sangat antusias dan tidak ingin ketinggalan untuk memajukan serta mencerdaskan keturunan mereka yang hendak memasuki usia 6-7 tahun.
Dan setiap tahunnya kapasitas kursi siswa siswi yang telah disediakan selalu terpenuhi bahkan selalu melebihi kapasitas , berdasarkan warga setempat , lebih baik menyekolahkan putera puterinya di sekolah negeri dibandingkan dengan sekolah swasta , memang menguntungkan dalam segi biaya ,namun bagi saya sangat  merugikan dalam segi kualitas alasannya waktu jam berguru yang tidak begitu efektif apalagi di tambah dengan suasana yang bising dikarenakan siwa-siswi yang begitu banyak, dari mulai SDN BINONG I hingga dengan SDN BINONG V,  mengapa dikatakan tidak efektif alasannya sistem pembelajaran di SDN tersebut, dengan cara  kloteran , kloter pertama SDN BINONG I dan BINONG II dari pukul 07.30 hingga pukul 09.30 bagi siswa-siswi kelas 1 hingga 3,  dan siswa siswi kelas 4 hingga kelas 6 dari 07.30 – 12.00 , selanjutnya bergantian dengan SDN BINONG IV dan SDN BINONG V , dari pukul 12.30 hingga pukul 14.30 mulai dari kelas satu hingga dengan kelas 3 dan  12.30 hingga pukul 17.00 dari kelas empat hingga dengan kelas 6 , belum lagi jikalau kelas tersebut memenuhi batas siswa , bisa dikatakan efektif jikalau pembelajaran dengan keadaan tenang, tidak gaduh dengan bunyi ibu-ibu orang renta wali murid. Mengapa saya mengetahui hal tersebut dikarenakan saudara saya yaitu kepala sekolah di salah satu SD tersebut, Kakek saya sebagai penjaga sekolah serta ibu saya berjualan di koprasi sekolah, maka dari itu saya mengetahui hal ini, akomodasi memang tidak seharusnya dijadikan suatu alasan , tetapi jikalau ruangan yang sempit dan jumlah murid yang melebihi kapasitas dan bunyi bising, baik ibu-ibu ataupun bunyi kendaraan di pinggir jalan serta jam berguru di sekolah secara singkat akan megurangi keefektifan sistem pembelajaran di sekolah-sekolah Indonesia, dikarenakan sekolah dasarlah yang paling penting di setiap tingkatan pendidikan alasannya sekolah dasar bisa menciptakan aksara siswa-siswi menjadi siswa siswi yang berkualitas.
            Syukur alhamdulillah dikala itu di penghujung tahun 2015 SDN di daerah kelurahan BINONG telah turun dana untuk membangun bangunan secara terpisah antara SDN BINONG I hingga dengan BINONG V, sehingga nanti para siswa-sisiwi dan putera-puteri masyarakat setempat sanggup berguru secara efektif dengan waktu yang tidak terbatas, agar putera-puteri bangsa Indonesia ini sanggup menjadi generasi penerus generasi emas yang gemilang , aamiin ya rabbal a’lamin.
            Dan dikala ini pada tahun 2016 telah resmi bahwa SDN Binong 1,2,4,dan 5 telah mempunyai gedung masing-masing, terimakasih pemerintah, agar pendidikan di Indonesia semakin maju .