Biografi Ibusuri Cixi Sosok Wanita Perkasa Dari Negeri Manchu ( 29 November 1835 – 15 November 1908 )

Aisyah Nur Hanifah/SAT/A
A.  PROFIL MENGENAI IBU SURI CIXI
IbuSuri Cixi ( Hanzi ),adalah seorang tokoh wanita Cina yang lahir pada pada tanggal 29 November 1835 ).Ia merupakan seroang putri dari Yehenara Huizheng dan Putri Fucha.Umumnya,dalam sejarah Cina,Cixi,lebih dikenal dengan sebutan IbuSuri Cixi.IbuSuri Cixi,adalah seroang istri dari Kaisar Xianfeng,yang berasal dari Manchuria.Begitu juga dengan IbuSuri Cixi yang juga berasal dari Manchuria.Cixi,adalah seorang wanita yang berasal dari keluarga Mancu yang sangat sederhana.Ayahnya yang berjulukan Yehenara Huizheng,merupakan gubernur di Provinsi Anhui.

Pada mulanya,ketika Cixi masih usia kanak – kanak,namanya yaitu ” Lan Kueu”,yang berarti ” Anggrek Kecil”,atau ia biasa dipanggil juga dengan nama ” Yu Lan”.Ada beberapa kisah yang menceritakan perihal kehidupan awal Cixi.Yang mana,menurut informasi Cina,bahwa Cixi pada mulanya bukan berasal dari Manchu,tetapi berasal dari Yangtze,Changzi,dan Shanxi.Namun,dalam dongeng sejarah Cina mengatakan,bahwa Cixi berasal dari keluarga yang menganut suku Han,yang kemudian diadopsi oleh sebuah keluarga yang berasal dari Manchu.Selain itu,ada beberapa sumber dongeng sejarah Cina mengatakan,jika Cixi,menghabiskan kehidupan awalnya di Provinsi Anhui sebelum ia pindah bersama keluarga yang mengadopsinya ke Beijing.Alasan kepindahannya adalah,diakarenakan ayahnya yang telah dipecat dari Kepegawaian Negara pada tahun 1853,dua tahun sesudah Cixi memasuki sebuah kota Terlarang,dikarenakan tidak melawan sautu pemberontakan yang terjadi ketika itu,yaitu pemberontakan Taiping di Anhui,dan kemudian ketika itu juga,ayahnya mati terbunuh dengan cara di pancung.
Sehingga,pada tahun 1851,Cixi kemudian ikut serta dalam seleksi selir Kaisar Xianfeng bersama enam puluh wanita dari Manchu.Kemudian akhirnya,Cixi pun terpilih,dan pada tahun 1855,Putri Yehenara (nama dari Cixi,ketika ia masuk kedalam sebuah Kota Terlarang),menikah dengan Kaisar Xianfeng.Dan,ditanggal 27April 1856,Cixi melahirkan seorang anak laki – laki yang berjulukan Tongzhi,yang mana Tongzi merupakan satu – satunya anak laki – laki yang dimiliki oleh Kaisar Xianfeng.dan berkat,kelahiran Togzhi lah,Cizi mengalami peningkatan dari menjadi selir sampai menjadi seorang IbuSuri.
B.  BEBERAPA TRAGEDI YANG DIHADAPI OLEH IBUSURI CIXI
1.      Ketika Kematian Kaisar Xianfeng
Pada Sebtember 1860, datanglah tentara Britania dan Prancis untuk menyerang Beijing,yang mana ini terjadi dalam fase Perang Candu II.Serangan inin dibawah komando Lord Elgin.Serangan yang dilakukan oleh Britani dan Prancis terhadap Beijing,yaitu untuk membalaskan dendam Britania dan Prancis terhadap Beijing,yaitu dengan penangkapan duta besar Britania ( Harry Parkes ) dan penyiksaan serta sanksi kejam beberapa para sandera barat,oleh Pemerintahan Cina,pada tanggal 18 September.Akibat hal inilah,Kaisar Xianfeng bersama IbuSuri cixi melarikan diri ke Rehe,yaitu di Manchuria.Kemudian,tiba-tiba saja Kaisar Xianfen,dalam pelariannya menderita Demensia atau depresi,diakibatkan alasannya yaitu terlalu banyak meminum alkohol dan obat – obatan.Sehingga pada tanggal 22 Agustus 1861,Kaisar Xianfeng meninggal dunia di Istana Rehe,yang berada di Kota Rehe,sekarang berjulukan Kota Hebei.Sebelum Xianfeng meninggal,Xianfeng memperlihatkan segel kerajaan kepada Cixi dan Ci’an,(merupakan kerabat Xianfeng).Hal ini dilakukan,agar Cixi dan Ci’an bekerja sama untuk menjadikan Tong Zhi menjadi kaisar.
2.      Terjadinya Kudeta Xinyou
Ketika Kaisar Xainfeng wafat,Cixi risikonya menjadi manipulator yang ulung.Di Rehe,sembari menunggu peti mati dari Peking,Cixi berusaha untuk mengambil alih kekuasaan.Ia memanfaatkan kanifan Ci’an,dengan cara memerintah bersama dengan kekuatan dari Delapan Menteri Wali yang dibuat oleh Xianfeng.Namun,Delapan Menteri Wali tidak menyukai campur tangan Cixi dalam hal kasus politik.Namun,Cixi melaksanakan sebuah taktik yaitu memanfaatkan beberapa menteri berbakat yang tidak menyukai Delapan Menteri Wali,diantaranya yaitu Pangeran Gong dan Pangeran Chun.
3.       Upaya Membersihkan Birokrasi
Dampak dari Perang Candu II,yang dirasakan oleh Cixi yaitu terjadinya Birokrasi yaitu berupa korupsi.Sehingga ditahun 1861,Cixi berupaya untuk melaksanakan investigasi nasional,dimana semua pejabat-pejabat dari semua tingkat mempersentasikan lapora politk mereka selama tiga tahun.Dalam hal ini Cixi mengeksekusi dua pejabat penting yaitu Qingying dan He Guiqing.Dan,tantangan terpenting bagi Cixi yaitu menigkatkan kelemahan orang-orang penting yang ada di Manchu.Namun,dalam pemerintahannya,Cixi menyerahkan komando satuan militernya kepada orang – orang yang bersuku Han dan Zeng Guofan untuk melawan pemberontakan Taiping.
4.      Kemenangan Melawan Taiping dan Terjadinya Masalah pada Pangeran Gong
Pada pemberontakan Taiping yang terjai,kemenangan pada risikonya jatuh kepada Dinasti Qing,yang berada dibawah kepemimpinan Zeng Guofan.Yang mana,Zeng Guofan merupakan seseorang yang sangat setia dengan Pangeran Gong,hal ini justru menciptakan Cixi begitu terusik dan ia menganggap jikalau Pangeran Gong yaitu sebuah ancaman.Dengan petisi yang dimiliki oleh Cai Shaoqi,Cixi menggunakan petisi ini untuk menjatuhkan Pangeran Gong.Dan pada April 1865,dengan alasan yang ia buat yaitu”Pangeran Gong telah melaksanakan hal-hal yang tidak pantas terhadap kedua ibusuri”,maka dengan alasan ini Pangeran Gong dicabut kecuali gelarnya sebagai Kaisar.Namun alasannya yaitu banyaknya tekanan dari beberapa pihak kerajaan,akhirnya Cixi mengembalikan jabatan Pangeran Gong kembali,yaitu sebagai Kepala Menteri Luar Negeri.Penurunan yang dilakukan oleh Cixi terhadap Pangeran Gong,membuktikan jikalau Cixi telah memperlihatkan sebuah kekuatan yang sewenang-wenang terutama memperlihatkan perebutan kekuasaan Xinyou,yang mana didalamnya termasuklah Pangeran Gong.
5.      Pengaruh Asing
Ketika dimasa pemerintahannya,kerap sekali terjadi beberapa efek abnormal yang timbul ketika pemerintahan Cixi.Dimana,pengaruh abnormal ini terjadi ketika di sebuah peristiwa Perang Candu ke II. Ketika itu,Cixi menguasai negara yang mana ia menggunakan beberapa taktik militer dan persenjataan,namu hal itu ternyata telah kadaluwarsa.Kemudian,disaat pemerintahannya,ternyata Cixi mendapat beberapa bahaya dari beberapa orang abnormal dan menyadari jikalau ekonomi yang terjadi di pemerintahan Cixi,berbasis agrikultur Tiongkok,dengan demikian pada risikonya Cixi menentukan untuk berguru dari kekuatan Barat dari mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi.Untuk mendukung kegiatan yang diterapkannya,maka Cixi menyatakan sebuah kegiatan yaitu Tongwen Guen di tahun 1862.Banyak para hebat menyampaikan jikalau kebijakan yang Cixi lakukan yaitu sebuah kebijakan yang kuno.Salah satu kebijakan didalam pemerintahan yang dilakukan Cixi yaitu,Cixi membeli 7 kapal dari Britani Raya,yang mana bukan menguntungkan bagi Tiongkok sendiri,namun menguntungkan bagi Britania Raya.Dan ini menyebabkan suatu kegagalan didalam kegiatan perhubungan luar negeri yang dilakukan oleh Cixi.Sehingga,ditahun 1881,Cixi menghentikan pengiriman para pelajar Tiongkok untuk berguru keluar negeri.
6.      Pernikahan dan Kekuasaan Tongzhi
Dan,ditahun 1872,ketika Kaisar Tongzhi berusia 17 tahun,maka oleh Cixi dinikahkan kepada Putri Alute.Padahal,kakek Alute yang berjulukan Xinyou merupakan musuh dari Cixi.Ketika itu,Cixi berupaya untuk menekankan Tong Zhi semoga menjadi seorang raja,namun ia begitu risau dengan kelemahan yang dimiliki oleh anaknya teutama kelemahan pada duduk kasus kepintaran.Dan diusia 18 tahun,TongZhi menjadi raja.Didalam pemerintahan yang diterapkan oleh TongZhi,ada dua kebijakan yaitu :
a.       Menyatakan semoga istana demam isu panas “Yuang Min Yuan”,yang dihancurkan oleh Inggris ketika perang candu yang ke II,dibangun kembali sebagai hadiah untuk Cixii dari Ci’an.
b.      Berusaha mencari dana dan meminta para pejabat dan darah biru untuk menyumbangkan sebagian kekayaan mereka.
Namun,Akhirnya Cixi mencabut kekuasaan TongZhi alasannya yaitu telah melanggar aturan.Dan,pada tanggal 13 Januari risikonya TongZhi meninggal jawaban penyakit Variola yang dideritanya.
7.      Berperan sebagai Wali Kaisar Guangxu
Ketika putranya TongZhi wafat,maka pemerintahan pun dijalankan oleh putra pertama dari Pangeran Chun yang merupakan saudara kandung Cixi yang masih barusia 4 tahun yaitu Zaitian.Ketika pemerintahan berusaha dipegang alih oleh Zaitian,kekuasaan Cixi semakin berjaya,dan ini justru menyebabkan kekacauan pada diri Ci’an dan Pangeran Gong.Sehingga Ci’an pun jatuh sakit dan melalui kekalahan Perag Tiongkok-Prancis,Cixi berhasil menggulingkan Pangeran Gong.Dalam pemerintahan juga,ia banyak memindahkan dana kemiliterannya untuk mengkonstruksi istana demam isu panas di Beijing.
8.      Reformasi Seratus Hari
Dalam urusan pemerintahan,Kaisar Guangxu yang merupakan tokoh politik di masa pemrintahan Cixi mempunyai anutan yang lebih konservatif jikalau dibandingkan dengan anutan Cixi yang begitu sempit.Dan,kebijak Reformasi Seratus Hai yang diterapkan oleh Kaisar Guangxu untuk membangun Tiongkok,justru menciptakan Cixi begitu terganggu dan mengancam kekuasaannya.
9.      Pemberontakan Boxer
Dan ditanggal 2 November 1898,pecahlah Pemberontakan Boxer di Negara Tiongkok ketika di masa pemerintahan Cixi.Namun,hal ini justru dijadikan oleh Cixi untuk memelihara nilai tradisional Tiongkok.Ketika Aliansi Delapan Negara yang terdiri dari negara-negara barat tiba ke Tiongkok,Cixi bersama Kaisar GuangXu dan Maharani Longyu melarikan diri ke Xian.Akisar dan Cixi tidak kembali ke kota Tiongkok sampai Januari 1902.Namun ketika kembali ke Tiongkok,Cixi berupaya untuk merayu negara-negara barat agara menduknug penerapan kegiatan reformasi yang radikal dan disusun oelh Cixi pada tahun 1898.
C.     KEMATIAN IBUSURI CIXI
IbuSuri Cixi meninggal pada tanggal 15 November 1908 sesudah memasang puyi sebagai kaisar gres di Dinasti Qing,yaitu dinasti yang dipegangnya.Ia meniggal sehari sesudah Kaisar Guangxu meninggal.Dan pada 4 November 2008,menurut tes forensik,Cixi meninggal dikarenakan oleh keracuna arsenik akut.Kemudian,IbuSuri Cixi,dimakamkan di Makam Qing Timur,125 Meter sebelah timur Beijing.Namun tragisnya,makam Cixi diduki oleh jenderal Koumintang sun Dianying dan tentaranya.
D.    IBUSURI CIXI DALAM KEMBUDAYAAN POPULER
Dalam Novel Imperila Woman karangan Pearl S.Buck,IbuSuri Cixi yaitu tokoh wanita yang tegas dan bermotivasi untuk mempunyai gaya hidup didalam pemerintahan usang dan menolak perubahan dari bangsa barat.
DAFTAR PUSTAKA
1.      Wicaksono Michel,Republik Tiongkok,2015,Jakarta:PT.Elex Media Komputindo