Cinta Itu Memang Butuh Pengorbanan, Tapi Semua Pengorbanan Pun Ada Batasnya Bila Hanya Berkorban Sendirian

Sahabat Pintar, Cinta itu tidak terlepas dari pengorbanan, niscaya selalu ada pengorbanan bagi apa pun yang kita cintai. Bukan hanya cinta terhadap seseorang saja, namun apa pun yang kita cintai niscaya membutuhkan yang namanya pengorbanan.
Karena setiap cinta itu memang butuh yang namanya pengorbanan. Tapi semua pengorbanan pun niscaya ada batasnya, apalagi jikalau hanya berkorban sendirian. Maka siapa pun niscaya akan lelah dan mengalah jikalau harus berkorban sendirian.
Berkorban Itu Boleh, Asal Jangan Mengorbankan Kebahagian Diri Kita Sendiri

Saat kita rela berkorban demi orang lain, namun jangan hingga melukapan kebahagiaan diri kita sendiri jangan-jangan hanya lantaran rela berkorban untuk orang lain kemudian kita lupa terhadap kebahagiaan kita sendiri.
Berkorban itu boleh asal jangan mengorbankan kebahagiaan diri kita sendiri. Meski cinta itu butah yang namanya pengorbanan, kita pun dihentikan menyakiti diri kita dengan tetap berkorban demi orang yang tidak mau berkorban untuk kita.
Cinta Memang Butuh Pengorbanan Namun Jika Pengorbanannya Tak Pernah Dihargai, Haruskah Tetap Berjuang Sendirian?
Kita harus sadar diri, jangan hanya lantaran kita terlalu cinta kemudian kita rela mengorbankan hati dan perasaan kita. Dia saja tidak pernah menghargai perasaan kita, kemudian kenapa kita harus capek-capek menyakiti diri kita sendiri demi beliau yang tak menghargai kita dan beliau yang hanya menyia-nyiakan kita.
Cinta itu memang butuh yang namanya pengorbanan, namun jikalau pengorbanan kita tak pernah dihargai, haruskah kita tetap berjuang dan rela berkorban demi dia? Kita sendiri yang harus sadar bahwa pengorbanan kita akan sia-sia, oleh alasannya yaitu itu lebih baik berhenti berkorban demi orang yang tak pernah menghargai.
Masihkah kau Ingin Tetap Berkorban Walau Harus Menyakiti Diri Kita Sendiri?
Jika kita tidak menyadari bahwa pengorbanan kita hanya sia-sia saja, maka kita sendiri yang akan tersakiti. Sudah jelas-jelas kita tau bahwa pengorbanan kita tidak pernah dihargai dan selalu berkorban sendiria.
Lalu masihkah kita akan tetap membiarkan diri kita tersakiti? Yang lebih parahnya lagi kita hanya sedang menyakiti diri kita sendiri. Jika sudah ibarat itu haruskah kita tetap berkorban dan rela tersakiti? Lebih baik berhenti dari pada harus menyakiti diri sendiri.
Yang Berkorban Sendirian Tak Selamanya Akan Tetap Berkorban Adakalanya Ia Juga Menyerah Karena Pengorbanannya Tak Pernah Dihargai
Meski cinta itu butuh yang namanya pengorbanan, namun lihat dulu orang yang kita cintai mau berkorban juga atau malah tidak mau menghargai pengorbanan kita.
Kita sendiri yang harus berilmu dalam memilih siapa yang pantas untuk kita cintai dan siapa yang layak menjadi seseorang yang kita rela berkorban untuknya.
Semua Pengorbanannya Sia-Sia, Jika Tetap Berkorkban Hanya Akan Semakin Menyakiti Dirinya Sendiri
Apabila yang berkorban hanyalah seorang diri, maka semua pengorbanannya akan sia-sia dan tidak ada artinya apa-apa. Karena dikala seseorang tetapkan untuk berkorban sendiria, maka ia hanya akan menyakiti dan melukai dirinya sendiri. Maka sekali pun cinta itu butuh yang namanya pengorbanan, adakalanya ia juga harus mengalah lantaran pengorbanannya tak pernah dihargai. Semoga menginspirasi. Sumber : duapah.com