Sering Tidak Disadari 8 Dosa Suami Ini Yang Paling Menyakiti Hati Seorang Istri !! Bantuin Bagikan Pada Suamimu Yuk!

Sering Tidak Disadari 8 Dosa Suami Ini Yang Paling Menyakiti Hati Seorang Istri!! Bantuin Bagikan Pada Suamimu Yuk! -Pada umumnya Suami sering lakukan hal-hal ini terhadap istrinya, meskipun dianggapnya sepele, padahal ini bisa sekali menyakiti hati seorang istri.
Apakah 8 hal itu?
Mengutip dari webmuslimah, ada sekitar 8 hal ini yang biasa di lakukan oleh seorang suami, namun dosa dan sangatlah membuat hati seorang istri terluka.

8 Dosa Suami Terhadap Istri

1. Berburuk sangka kepada istri
Berburuk sangka (su’udhan) merupakan hal yang diharamkan Islam. Meskipun buruk sangka yaitu amalan hati, namun ia sanggup mensugesti ucapan dan perbuatan sehingga istri galau lantaran ia selalu dicurigai dan dianggap bersalah.
إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ فَإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيثِ
“Waspadalah dengan buruk sangka lantaran buruk sangka yaitu sejelek-jeleknya perkataan dusta.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Ada suami yang berburuk sangka kepada istrinya soal amanah keuangan. Ketika ada uang berkurang, suami pribadi berburuk sangka dan menuduh istrinya. Padahal uang tersebut telah habis digunakannya sendiri. Atau saat ada uang hilang, ia segera berburuk sangka dan menuduh istrinya telah mengambil uang tersebut. Setelah dicari ternyata ketemu di daerah lain, contohnya di celana sebelumnya.
Ada suami yang berburuk sangka kepada istrinya soal cinta dan kesetiaan. Ia selalu curiga saat ada telpon untuk istrinya, ada SMS masuk, atau ada tanda WA masuk. Saat istrinya tidur, ia membuka semua SMS, WA dan BBM yang masuk. Setiap ada telepon, ia menguping bunyi siapa di sana; pria atau perempuan.
2. Malas mencari nafkah
antara kewajiban suami terhadap istri yaitu menawarkan nafkah. Di antaranya yaitu nafkah bahan berupa daerah tinggal, pakaian dan makanan.
وَلَهُنَّ عَلَيْكُمْ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ
“Mereka (istri-istri itu) berhak mendapatkan nafkah dan pakaian yang layak, yang menjadi tanggung jawab kalian (para suami)” (HR. Muslim)
Dosa suami yang meresahkan istri, di antaranya adalah, saat suami malas mencari nafkah. Ketika keluarganya kekurangan, dengan santainya ia menyuruh istrinya meminta kepada orang tua. “Minta saja ke orang tuamu, orang tuamu kan kaya. Buat apa sih harta sebanyak itu kalau tidak untuk anaknya. Toh bulan ini kita belum minta kan
Dosa suami semacam ini menciptakan istrinya resah. Ia aib jikalau terus menerus minta kepada orang bau tanah padahal jikalau suaminya mau bersungguh-sungguh, ia sanggup mencari nafkah tanpa harus menggantungkan kepada orang bau tanah atau mertua.
3. Pelit memberi nafkah
Ini sedikit berbeda dibandingkan poin kedua. Sang suami sudah mencari nafkah, bahkan ia tergolong sudah kaya. Namun, ia sangat pelit dalam menawarkan nafkah kepada istrinya.
“Ini uang 1 juta, harus cukup untuk satu bulan ya. Termasuk membayar SPP anak-anak.” Mendengar itu sang istri hanya sanggup diam. Lalu ia pergi ke kamar dan menangis. Ia takut jikalau meminta akan dimarahi menyerupai biasanya, namun saat ia mendapatkan ia tahu uang itu tidak akan cukup sebulan.
Pernah seorang perempuan mengadukan kepada Rasulullah betapa pelitnya suaminya. Ia pun lantas bertanya apakah boleh mengambil harta suaminya demi memenuhi kebutuhan pokok lantaran bekerjsama suaminya itu kaya dan banyak uangnya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun lantas mengijinkannya mengambil sesuai kebutuha pokok.
4. Tidak menawarkan nafkah biologis kepada istri
Dosa lain yang tak kalah meresahkan bagi istri yaitu saat suaminya tidak menawarkan nafkah biologis kepadanya tanpa adanya udzur syar’i. Pada sejumlah kasus, dengan banyak sekali alasan klise, seorang suami tidak menawarkan nafkah biologis kepada istrinya. Hal itu termasuk dosa lantaran suami istri wajib untuk memenuhi hak-hak pasangannya.
Bentuk yang lebih sering terjadi dan tidak disadari yaitu suami hanya mementingkan hajatnya terpenuhi. Mereka melaksanakan hubungan di malam hari, namun sang suami cepat keluar dan meninggalkan istrinya begitu saja tanpa menawarkan kepuasan kepadanya. Hal ini termasuk dosa.
5. Mengkhianati cinta istri
Menikah yaitu sebuah kesepakatan suci untuk hidup bersama dan saling setia. Namun kita lihat akhir-akhir ini, gosip wacana masalah pengkhianatan cinta semakin banyak. Mulai selingkuh, berzina, sampai yang terselubung dalam bentuk pacaran dengan perempuan yang tidak halal baginya.
Suami selingkuh, dalam masalah ini, merupakan dosa yang paling meresahkan dibandingkan dengan suami berzina dengan pelacur. Sebab menduakan bukan hanya sekedar berzina tetapi juga ada ikatan cinta dan hubungan emosional. Wajar jikalau istri sangat murka dan tersakiti lantaran ia dikhianati dan diduakan dengan perempuan yang tidak halal.
Meskipun demikian, bukan berarti zina di mata Tuhan dosanya ringan. Sangat berat. Sebab Tuhan Subhanhau wa Ta’ala bukan hanya melarang zina tetapi juga melarang mendekati zina.
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
“Dan janganlah kalian mendekati zina; sesungguhnya zina itu yaitu suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al Isra’: 32)
Demikian 5 dosa suami yang paling meresahkan istri. Insya Tuhan di lain kesempatan akan kita bahas lanjutannya, yakni 10 dosa suami yang paling meresahkan istri serta 10 dosa istri yang paling meresahkan suami.
6. Meremehkan kedudukan wanita
Di antara suami ada yang sangat merendahkan kedudukan istri. Ia menganggap istri sebagai pemimpin dan hiburan. Tidak menghiraukan perkataannya, tidak meminta pendapatnya terkait urusan pribadinya, dan tidak mengambil pendapatnya jikalau ia memberikan pendapat. Barangkali ia berhujjah atas perilaku buruknya itu bahwa kepemimpinan ada di tangan laki-laki, dan bahwa logika dan agama perempuan itu kurang tepat !
Di antara bentuk pelecehan terhadap istri yaitu menghinanya di depan anak-anak, menyebutnya sebagai orang bodoh, tidak cakap mengatur rumah, lemah akalnya, atau tidak mengetahui model-model pendidikan.
7. Memukuli istri tanpa alasan
“Kaum pria itu yaitu pemimpin bagi kaum wanita, oleh lantaran Tuhan telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan lantaran mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka perempuan yang saleh, ialah yang ta’at kepada Tuhan lagi memelihara diri saat suaminya tidak ada, oleh lantaran Tuhan telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kau khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di daerah tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jikalau mereka mentaatimu, maka janganlah kau mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Tuhan Maha Tinggi lagi Maha Besar.”
8. Terburu-buru dalam urusan talak
Ada suami yang lisannya tidak terkendali. Ia sering mengucapkan sumpah untuk mencerai atau mengancam cerai. Berapa banyak keluarga yang ikatannya putus lantaran sumpah suami yang tergesa, sehingga istri pun tercerai. Tanpa disadari mereka masih hidup bersama dalam keharaman. Entah lantaran tidak memahami fikih perceraian atau lantaran pedoman orang ndeso yang tidak memahami fikih perceraian. Karena itu, meremehkan masalah cerai merupakan kekeliruan yang berbahaya dan berdampak besar.


Istri akan terguncang dan takut berbicara atau mengerjakan sesuatu yang akan mengakibatkan sang suami mengancamnya. Sang istri juga takut bila ternyata beliau sudah tercerai. Jangan Lakukan salah satu dari 8 hal ini pada Istrimu ya,….. !!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published.