Mengapa Ibu Zaman Dulu MAMPU Mengurus Banyak Anak Dan Juga Rumah Sedangkan Kini Tidak? Inilah Penjelasannya

Sahabat Pintar, kita tahu orang-orang zaman dahulu biasanya punya banyak anak, jarak kelahirannya pun juga berdekatan, dan sang ibu bisa mengurus semua anaknya juga melaksanakan pekerjaan rumah tangga dari mulai menyapu, basuh baju, masak, sendirian tanpa dukungan ajun rumah tangga.
 
Sedangkan ibu zaman sekarang, bahkan sekalipun yang full time mother, sering kerepotan dan keteteran mengerjakan kiprah rumah tangga meskipun gres mempunyai satu orang anak saja.
Mengapa hal demikian bisa terjadi ? Apa yang membedakannya? Beberapa alasan berikut ini mungkin bisa menjelaskan perbedaannya:
1.] Perbedaan rujukan Asuh
Zaman kini banyak orangtua yang tidak mengajarkan anaknya melaksanakan pekerjaan rumah, segala sesuatu dikerjakan oleh pembantu, sehingga ketika dewasa, beliau tidak terbiasa mengurus pekerjaan rumah tangga.
Beda dengan orangtua zaman dahulu yang sudah mengajarkan segala pekerjaan rumah pada anak perempuannya. Sehingga ketika remaja dan menikah tidak lagi kagok mengerjakan kiprah rumah tangga.
  
2] Perbedaan teknologi
Zaman dahulu semua harus dikerjakan manual, sedangkan ketika ini hampir segala kiprah rumah tangga bisa digantikan oleh mesin. Ada mesin cuci, mesin penyedot debu, blender, dll.
Ditambah lagi kehadiran televisi dan ponsel yang semakin mengubah gaya hidup sehari-hari, menciptakan perempuan zaman kini dilenakan oleh kemajuan teknologi sehingga lebih banyak peluanh keteteran mengurus pekerjaan rumah tangga dan anak.
3] Perbedaan pilihan
Zaman kini pilihan makin beragam. Seorang perempuan bisa menentukan sebagai full time mother, atau menjadi ibu rumah tangga sambil berkerja, atau berwirausaha di rumah dan memakai jasa ajun rumah tangga, sehingga makin banyak alasan untuk tidak mempunyai skill kerumahtanggaan yang mumpuni.
Sedangkan zaman dahulu kebanyakan perempuan tidak punya banyak pilihan selain di rumah mengurus urusan rumah tangga dan anak-anak, sehingga kemampuan mengurus pekerjaan rumahtangga merupakan keahlian alamiah seorang wanita.
Tentu saja kita perlu merasa salut dan berterimakasih pada para ibu yang bisa mengurus anak dan rumah tangga sekaligus, supaya Tuhan menganugerahkan nirwana atas keikhlasannya melayani keluarga tercintanya.
Semoga goresan pena ini bisa menjadi ilham dalam hal kebaikan dan bermanfaat.
Sumber : ummi-online.com