Macam-Macam Penggolongan Darah Manusia

 semua insan di bumi ini mempunyai darah yang sama Macam-macam Penggolongan Darah Manusia
Macam-macam Penggolongan Darah Manusia – Berbicara mengenai Darah, semua insan di bumi ini mempunyai darah yang sama, yaitu sama-sama berwarna merah, tidak ada satupun insan yang mempunyai darah dengan warna  selain merah, namun dengan persamaan warna tersebut apakah darah yang mengalir dalam badan insan itu mempunyai zat yang sama, jawabannya tidak. yang membedakan darah insan satu dengan yang lainnya ialah kandungan protein yang berada dalam darah, dan kandungan protein tersebutlah yang nantinya membagi darah insan menjadi Golongan-golongan darah yang kita kenal hingga dengan ketika ini.

Golongan darah insan dibagi menjadi beberapa macam, hal ini sanggup dilihat dari aglutinogen (antigen) dan aglutinin (antibodi) yang terkandung dalam darah seseorang. Penggolongan darah ini pertama kali ditemukan oleh Dr. Lendsteiner dan Donath, di dalam darah insan terdapat aglutinogen (antigen) pada eritrosit dan aglutinin (antibodi) yang terdapat di dalam plasma darah.


Penemuan Karl Landsteiner diawali dari penelitiannya, yaitu ketika eritrosit seseorang dicampur dengan serum darah orang lain, maka terjadi penggumpalan (aglutinasi). Tetapi pada orang lain, adonan itu tidak menjadikan penggumpalan darah. Aglutinogen (aglutinin) yang terdapat pada eritrosit orang tertentu sanggup bereaksi dengan zat aglutinin (antibodi) yang terdapat pada serum darah.

Aglutinogen dibedakan menjadi dua yaitu:
Aglutinogen A : mempunyai enzim glikosil transferase yang mengandung glutiasetil glukosamin pada rangka glikoproteinnya.
Aglutinogen B : mempunyai enzim galaktose pada rangka glikoproteinnya. Aglutinin dibedakan menjadi aglutinin α dan β .
Darah seseorang memungkinkan sanggup mengandung aglutinogen A saja atau aglutinogen B saja. Tetapi kemungkinan juga sanggup mengandung aglutinogen A dan B. Ada juga yang tidak mengandung aglutinogen sama sekali. Adanya aglutinogen dan aglutinin inilah yang menjadi dasar penggolongan darah insan menurut sistem ABO.

Menurut sistem ABO, golongan darah insan dibedakan menjadi empat, yaitu sebagai berikut.
No
Golongan Darah
Keterangan

1

A
Apabila di dalam sel darah seseorang mengandung aglutinogen A dan serumnya mengandung aglutinin β sehingga sanggup dirumuskan (A, β ).
2

B
Apabila di dalam sel darah seseorang terdapat aglutinogen B,  sedangkan dalam serumnya terdapat aglutinin αsehingga dirumuskan (B, α )
3

AB
Apabila di dalam sel darah seseorang terdapat aglutinogen A dan B, sedangkan di dalam serumnya tidak mengandung aglutinin, sehingga sanggup dirumuskan (AB,–)
4

O
Apabila di dalam sel darah seseorang tidak terdapat aglutinogen sedangkan dalam serumnya mengandung aglutinin α dan β sehingga sanggup dirumuskan (-, α, β ).


Pada penelitiannya, Leindsteiner juga menemukan aglutinogen yang terdapat pada darah kera, Maccacus rhesus, sehingga diberi nama aglutinogen rhesus. Dari fakta ini, kemudian golongan darah dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut.


 1. Golongan darah Rh+, jikalau di dalam sel darah seseorang terdapat aglutinogen rhesus.


2. Golongan darah Rh–, jikalau di dalam sel darah seseorang tidak terdapat aglutinogen rhesus.


Sistem rhesus ini dalam tranfusi darah juga harus diperhatikan. Apabila golongan darah Rh + maka dihentikan dipakai sebagai donor untuk golongan darah Rh-, alasannya ialah sanggup terjadi aglutinasi (penggumpalan). Pada masalah lain, jikalau seorang ibu yang mempunyai golongan darah Rh– kemudian mengandung bayi dengan golongan darah Rh+, maka sel darah bayi akan rusak dan menjadikan penyakit bawaan, yaitu penyakit kuning atau eritroblastosis fetalis.

Maka dari itulah ketika ini kita juga mengenal adanya golongan darah A+, A-, B+, B-, AB+, dan Seterusnya. jadi anda harus mengenali golongan darah anda sendiri secara mendetail, dengan begitu ketika anda melaksanakan transfusi darah tidak terjadi resiko yang sanggup membahayakan badan anda, salam sehat selalu…