Konsep Manajemen Pemasaran Jasa Pendidikan

Konsep Manajemen Pemasaran Pendidikan, PintarBaca.com – Di Zaman Sekarang ini (red : Era globalisasi )yang persaingan sangat ketat. Maka pemasaran di di umpamakan seperti halnya denyut jantung bagi kelangsungan sebuah organisasi pendidikan yang bergerak dalam bidang jasa pelayanan.
Pemasaran di haruskan untuk bertitik tolak dari hal-hal yang mereka butuhkan dan hal-hal yang mereka inginkan dengan cara mengira-ngirakan dan sekaligus menentukan kebutuhan dan keinginan mereka, serta memberikan barang dan jasa yang memberi kepuasan pada mereka secara efektif dan juga efesien.
Dalam mendefinisikan pemasaran bisa berarti dengan sebuah proses sosial dan manajerial, yang dengannya individu individu dan kelompok kelompok memperoleh apa yang dibutuhkannya dan yang diinginkan oleh mereka, dengan membuat dan saling mempertukarkan produk-produk dan nilai satu sama lain.
Sedangkan menurut Walker, Pemasaran adalah suatu proses sosial yang melibatkan kegiatan-kegiatan penting yang memungkinkan individu dan perusahaan mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan yang mereka inginkan melalui proses pertukaran dengan pihak lain dan untuk mengembangkan hubungan pertukaran itu.
Pemasaran adalah suatu proses sosial yang didalamnya individu perorangan dan kelompok memperoleh apa yang dibutuhkannya dan juga yang mereka inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan secara bebas dalam pertukaran produk yang memiliki nilai dengan pihak yang lainnya.
Pemasaran pendidikan merupakan sebagan dari kegiatan pokok yang dikerjakan oleh organisasi pendidikan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya, untuk lebih maju berkembang dan peroleh laba.
Kegiatan pemasaran pendidikan Harus dapat juga memberikan kepuasan kepada konsumennya,apabila mengharapkan dan menginginkan usahanya berjalan terus, atau konsumen memiliki pandangan yang baik pada lembaga pendidikan.
Pemasaran pendidikan mencakup usaha lembaga pendidikan yang dimulai dengan mengidentifikasi kebutuhan konsumen yang perlu dibuatkan, menentukan produk yang akan segera diproduksi,merancang harga produk yang sesuai, menentukan cara-cara promosi dan bagaimana proses memproduksinya.
1. Pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran.
2. Pemasaran merupakan juga sebagai sebuah jalan bersahabat dan manajerial menciptakan individu dan group mendapati apa yg mereka perlukan dan inginkan melalui penjadian dan transformasi timbal tukas keluaran dan moral bersama manusia lain.
3. Pemasaran merupakan satu buah system keseluruhan bersumber gerakan usaha yg di desain buat memolakan, tentukan tarif, promosi dan mendistribusikan banyak-barang yg bisa membebaskan kemauan dan menggapai pasar umpan pula maksud industri.
4. Pemasaran merupakan system total mulai sejak aktivitas business yg ditujukan bagi mengonsep, tentukan tarif, menggalakkan dan mendistribusikan benda dan jasa yg sanggup membiarkan keperluan pengguna ataupun kastemer potensial, itulah Artikel Pendidikan mengenai pentingnya dalam Manajemen Pemasaran Pendidikan.
Baca Juga Pengertian,Fungsi,Ruang Lingkup Urgensi Manajemen Pendidikan

KONSEP MANAJEMEN PEMASARAN JASA PENDIDIKAN

Jika kita memandang lembaga pendidikan dari perspektif corporate,maka lembaga pendidikan merupakan sebuah organisasi produksi yang menciptakan jasa pendidikan yang di ditukar oleh pengguna dengan sesuatu nilai,terutama pengguna nya ialah para siswa/siswi dan para pengguna lainya seperti orang tua dan alumni yang semuanya berkedudukan sebagai konsumen.jika sebuah lembaga pendidikan yang berperan sebagai pabrik produsen tidak mampu melakukan pemasaran dari hasil produknya,dlm perkara ini maksudnya jasa pendidikannya tidak laku,sebab kualitasnya dianggap kurang bermutu dan tidak disukai oleh para konsumen, tidak memberikan nilai tambah bagi peningkatan pribadi individu, pelayanan tidak memuaskan, maka produksi jasa yang ditawarkan tidak akan laku. Akibatnya sekolah akan mundur dan selanjutnya peminatnya tidak ada,maka akhirnya sekolah itupun ditutup.
Pemasaran pendidikan merupakan suatu proses sosial dan manajerial yang dimungkinkan akan memperoleh kebutuhannya dan keinginannya oleh sebagian individu atau kelompok, dengan sengaja melibatkan berbagai acara dan kegiatan penting,melalui proses pertukaran dengan kelompok atau individu lain yang bisa meningkatkan dan mengembangkan relasi pertukarannya.
Pemasaran lembaga pendidikan juga merupakan suatu proses kegiatan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor yang diantaranya proses pembelajaran, produk yang ditawarkan, biaya pendidikan, tempat yang mudah terjangkau oleh transportasi, guru guru yang profesional, sarana dan prasarana yang memadai, promosi yang disampaikan kepada masyarakat luas, dan juga peran tokoh masyarakat yag berpengaruh atau agama yang dihormati.
Sasaran pemasaran lembaga pendidikan adalah calon peserta didik dan orang tua peserta didik, serta masyarakat luas pada umumnya. Masyarakat luas termasuk di dalamnya pengguna lulusan atau alumni sekolah tersebut.
Segmen pasar disetiap sektor pendidikan meliputi pasar internal dan faktor eksternal.
Adapun pasar internal di sekolah sebagai lembaga pendidikan meliputi :

  • Pengelola dan jajaran yang diatasnya,
  • Staf sekolah meliputi guru dan tenaga kependidikan lainnya,
  • Pengawas,
  • Siswa yang sedang bersekolah, dan Orang tua siswa yang anaknya sedang bersekolah.

Sedangkan pada pasar eksternal dari sekolah sbg lembaga pendidikan adalah :

  • Calon siswa, calon orang tua siswa,
  • Alumni,
  • Calon staf yang akan mengajukan lamaran,
  • Institusi pendidikan lainnya,
  • Masyarakat yang di sekitar sekolah,
  • Lembaga komersial dan industri,
  • Yayasan pendidikan,
  • Kantor standar dalam dunia pendidikan- kalau di indonesia seperti halnya badan akreditasi nasional dan badan akreditasi sekolah dasar,
  • Pusat penataan guru,
    Kelompok kelompok dan organisasi di dlam tingkat nasional yg terkait dg dunia pendidikan.

Baca Juga : Pengertian e-Education, Manfaat dan Kelebihan-nya

Leave a Reply

Your email address will not be published.