Masa Pemerintahan Presiden Megawati Soekarno Putri

ZUHRIYAH/E/S

A.Awal Pemerintahan Megawati Soekarnoputri       
            Keberhasilan sidang istimewa (SI) MPR 23 juli 2001 yang dipercepat bisa menjatuhkan Gus Dur dan menentukan pemerintahan gres dan memutuskan Megawati Soekarnoputri sebagai presiden dan Hamzah Haz sebagai wakil presiden. Megawati resmi menjadi presiden kelima Indonesia. Pada tanggal 9 Agustus 2001 dibentuklah kabinet gotong royong. Anggota cabinet ini yaitu kombinasi dari tokoh profesional dan politisi partai politik pendukung pemerintahan. Nama bahu-membahu juga dipilih Megawati untuk menguatkan visi misi utama pemerintahannya yaitu rekonsiliasi nasional. Indonesia dikala Megawati terpilih menjadi presiden sedang porak poranda akhir bermacam-macam konflik komunal (ambon, poso, sampang) dan konflik politik (pemakzulan Gus Dur oleh koalisi yang sebelumnya mendukungnya). Gotong royong yaitu kata yang dipilih untuk merekonsiliasi atau mempersatukan bangsa Indonesia dalam semangat membangun kembali.

            Melalui kabinet bahu-membahu , presiden Megawati  soekarnoputri telah telah memperlihatkan maneuver politik yang pawai dan berhasil memperlihatkan impresi yang positif pada aneka macam lapisan masyarakat. Saat itu tumbuh dan berkembang pendapat paa aneka macam masyarakat termasuk pelaku ekonomi, kalangan birokrasi, pengamat politik dan masyarakat kampus bahwa kabinet bahu-membahu yang dilantik pada hari jum’at 10 Agustus adalh cabinet yang cukup tangguh. Pandangan tersebut didasarkan atas kenyataan bahwa 26 dari 32 jabatan menteri dan setingkat menterri dijabat oleh para professional yang mengusai bidang kiprah masing – masing.
            Akan tetapi seiring dengan berjalannya cabinet bahu-membahu dalam menjalankan pemerintahan, masyarakat sangat dikecewakan. Pasalnya, kinerja dari kabinet bahu-membahu tersebut dinilai lamban dalam mengatasi masalah yang terjadi dinegara kita dikala itu. Wacana publik perihal efektifitas tim ekonomi kabinet bahu-membahu ( KGR) dalam menghantarkan Indonesia untuk secepatnya keluar dari krisisyang telah menggerogoti ekonomi dan kehidupan sosial politik selama lima tahun terakhir ini didominasi oleh pandangan bahwa anggota kabinet gotong royong bertindak sangat lamban dan tanpa koordinasi yang penuh. Persepsi ini secara sadar banyak digaungkan oleh kalangan akademisi dan politisi baik secara kolektif maupun secara perorangan yang pada gilirinnya diterima sebagai suatu realitas oleh masyarakat.
            Ekonomi dibawah pemerintahan Megawati tidak mengalami perbaikan yang faktual dibandingkan sebelumnya, meskipun kurs rupiah relatif berhasil dikendalikan oleh Bank Indonesia menjadi relatif lebih stabil. Kondisi ekonomi pada umumnya dalam keadaan tidak baik, terutama pertumbuhan ekonomi, perkembangan investasi, kondisi fiscal serta keadaan keuangan dan perbankkan. Dengan demikian, prestasi ekonomi pada tahun kedua pemerintahan kini ini tidak menghasilkan perbaikan ekonomi yang cukup memadai untuk sedikit saja memperbaiki kesejahteraan masyarakat dan mempertahankan kesempatan kerja. Analisis yang cukup kerap dari banyak kalangan membuktikan bahwa selama ini tim ekonomi tidak mampu, menuntaskan proses pemulihan ekonomi dan memperbaiki perekonomian secara lebih luas. Kondisi perekonomian masih terus dalam ketidak pastian, terutama lantaran terkait masalah keamanan, ibarat dalam kejadian pemboman tahun2002. Masalah pertumbuhan ekonomi, investasi dan pengangguran yaitu citra yang paling suram dibawah kabinet bahu-membahu ini.
            Namun disisi lain Megawati masih menerapkan kebiijakan – kebijakan yang telah ia capai selama pemerintahannya. Kebijakan – kebijakan pada masa Megawati, yaitu:
1.      Memilih dan menetapkan. Ditempuh dengan meningkatkan kerukunan antar elemen bangsa dan menjaga persatuuan dan kesatuan. Upaya ini tergangu lantaran insiden Bom Bali yang menjadikan kepercayaan dunia Internasional berkurang.
2.      Menbangun tatanan politik yang baru. Diwujudkan dengan dikeluarkannya UU perihal pemilu,susunan dan kedudukan MPR /DPR, dan pemilihan presiden dan wakil presiden.
3.      Menjaga keutuhan NKRI. Setiap perjuangan yang mengancam keutuhan NKRI ditindak tegas ibarat kasus Aceh, Ambon, Papua dan Poso. Hal te
rsebuut diberika perhatian khusus lantaran peritiwa lepasnya Timor Timur dari RI.
4.      Melanjutkan amandemen UUd 1945. Dilakukan semoga lebih sesuai dengan dinamika dan perkembangan zaman.
5.      Meluruskan otonomi daerah. Keluarnya UU perihal otonomi tempat mengakibatkan penafsiran yang berbeda perihal pelaksanaan. Karena itu pelurusan dilakukan dengan training terhadap tempat – daerah.
B.Sifat – sifat Megawati Soekarnoputri Dalam Memimpin
            Megawati soekarnoputri berpenampilan damai dan tampak kurang hirau dalam menghadapi persoalan. Tetapi dalam hal – hal tertentu Megawati mempunyai determinasi dalam kepemimpinannya, contohnya mengenai duduk kasus diBPPN, kenaikan harga BBM dan pemberlakuan darurat militer di Aceh nanggroe Darussalam. Gaya kepemimpinan Megawati yang anti kekerasan itu sempurna sekali utuk menghadapi situasi bangsa yang sedang memanas. Cukup demokratis, tapi pribadi Megawati dinilai tertutup dan cepat emosional. Ia alergi pada kritik. Komunikasinya didomonasi oleh keluhan dan uneg-uneg, nyaris tidak pernah menyentuh visi misi pemerintahannya.
            Megawati lebih menonjolkan kepemimpinan dalam budaya ketimuran. Ia cukup usang dalam menimbang- nimbang sesuatu keputusan yang akan diambilnya. Tetapi begitu keputusan itu diambilnya, tidak akan berubah lagi. Gaya kepemimpinan ibarat inni bukanlah suatu kelemahan. Seperti dikatakan oleh Frans Seda “dia punya instuisi tajam. Sering kita berfikir, secara logika, menganalisa fakta- fakta, menyodorkan bukti – bukti, tapi tetap saja belum pas. Disaat itulah Mega bertindak menurut instuisinya,yang oleh orang 0 orang lain tidak terfikirkan sebelumnya”.
C.Terobosan Megawati Soekarnoputri
            Sebagai presiden pertama perempuan di Indonesia, ia merupakan presiden pertama peletak dasar ke arah demokrasi. Pembaharuan yang dilakukan sebagian besar di bidang ekonomi dan politik, lantaran pada pemerintahannya, masalah yang dihadapi merupakan warisan Orde Baru yaitu masalah krisis ekonomi dan penegakan hukum. Ada beberapa perubahan yang dilakukan Megawati yaitu:
a.       Bidang Ekonomi
Untuk mengatasi masalah ekonomi yang tidak stabil, ada beberapa kebijakan yang dikeluarkan Megawati yaitu;
1.      Untuk mengatasi utang luar negeri sebesar 150,80 US$ yang merupakan warisan orde baru, dikeluarkan kebijakan yang berupa penundaan pembayaran utang sebesar US$ 5,8 miliyar, sehingga hutang luar negeri sanggup berkurang US$ 34,66 milyar.
2.      Untuk mengatasi krisis moneter, Megawati berhasil menaikkan pendapatan per kapita sebesar US$ 930. Kurs mata uang rupiah sanggup diturunkan menjadi Rp 8.500.
3.      Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menekan nilai inflasi, dikeluarkan kebijakan yang berupa privatisasi terhadap BUMN dengan melaksanakan penjualan saham Indosat sehingga hutang luar negeri sanggup berkurang.
4.      Memperbaiki kinerja ekspor, sehingga ekspor diindonesia sanggup ditingkatkan.
5.       Untuk mengatasi korupsi, dibu
at Komisi Pemberantas Korupsi ( KPK).  Komisi pemberantas korupsi ini didirikan pada tahun2002. Pendirian KPK ini didasari lantaran Megawati melihat institusi kejaksaan dan kepolisian dikala itu terlalu kotor, sehingga untuk menangkap koruptor dinilai tidak mampu. Namun jaksa dan polisi sulit dibubarkan sehingga dibentuklah KPK. KPK bersifat independen dan bebas dari imbas kekuasaan manapun dalam melaksanakan kiprah dan wewengnya. Dalam pelaksanaan kiprah nya , berpedoman pada lima asas, yaitu: kepastian hukum, keterbukaan,akuntabilitas, kepentingan umum dan proporsionalitas. KPK mempunyai empat kiprah penting yakni, koordinasi dengan instansi yang berwenang melaksanakan pemberantasan tindak pidana korusi,melakukan penyelidikan, penyiidikan, dan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi, melaksanakan tindakan- tindakan pencegahan tindak pidana korupsi, dan melaksanakan monitor terhadap penyelenggaraanpemerintahan Negara. UU Nomor 30 tahun 2002 perihal komisi pemberantasan korupsidiselesaikan diera pemerintahan Megawati.
b.      Bidang Politik
Mengadakan pemilu yang bersifat demokratisyang dilaksanakan tahun 2004 dan melalui dua periode yaitu :
1.      Periode pertama untuk menentukan anggota legislative secara langsung
2.      Periode kedua untuk menentukan presiden dan wakil presiden secara langsung. Pemilu tahun 2004 merupakan pemilu pertama yang dilaksanakan secara pribadi artinya rakyat pribadi menentukan pilihannya.
            Pemerintahan Megawati berakhir sehabis hasil pemilu 2004 menempatkan pasangan Susili Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla sebagai pemenang. Hal ini merupakan babak gres dimana presiden dan wakil presiden terpilih dipilih pribadi oleh rakyat.
D. Keberhasilan dan Kegagalan Pemerintahan Megawati Soekarnoputri
Megawati sebagai presiden RI 2002- 2004. Track Record Megawati selama memimpin RI hanya selama 2 tahun:
a.       Mendirikan forum pemberantas korupsi ( KPK)
b.      Menghentikan acara pertambangan freeport di Papua lantaran dianggap melanggar  aturan internasional perihal AMDAL
c.       Menghentikan kontrak pertambangan minyak Caltex di Blok Natuna Kepri
d.       Membubarkan BUMN terkorup pada masa itu yaitu Indosat lantaran merugikan negara puluhan triliyun dan banyak praktek illegal di Indosat. Asset dari pembubaran BUMN digunakan untuk membayar hutanh Negara
e.       Menangkap 17 jendral korup ( termasuk jemdral ketua PBSI)
f.       Megawati membawa indonesia berhasil keluar dari IMF pada tahun 2003 yang menunjukan indonesia sudah keluar dari krisis 1998 dan indonesia lebih mandiri
g.      Menangkap 21 pengemplang BLBI antara lain : David Nusa Wijaya, hendrawan, Atang Lati
ef, Uung Bursa,Prayoga Pangestu, Syamsul Nursalim, Hendra Raharja, Sudikatmono, Adul Latief, dan lainnya.
h.      Megawati mengeluarkan Keppres no 34 tahun2004 perihal penerbitan bisnis TNI
i.        Mendirikan Akademi Intelejen yang pertama diindonesia
j.        Melakukan pembangunan infrastukturyang vital sehabis pembangunan berhenti semenjak 1998
k.      Mengembalikan proporsi pendapatan gas arun sebagian besar kepada rakyat Aceh dengan status tempat otonomi khusus dan menagkap petinggi GAM dan anggota GAM yang bersenjata.
      Namun pada sisi lain banyak juga hal yang gagal dicapai Megawati dalam masa pemerintahannya. Salah satunya yang paling menjolok dalam pemerintahan Megawati Soekarnoputri yaitu perihal maraknya privatisassi BUMN. Kebijakan privitasi Badan Usaha Milik Negara secara umum sanggup diartikan bahwa kepemilikan BUMN oleh Negara dihilangkan atau paling tidak diminimalisir lantaran kepemilikan atau pengelolaan berpindah ketangan swasta. Hal ini sanggup dikatakan menyimpang lantaran intinya BUMN yaitu salah satu sarana pemasukan kepada Negara yang harus dipertimbangkan secara seksama.

DAFTAR PUSTAKA
1. H.Prosutedjo.2001. Kesaksian Sejarah H.Prosutedjo runtuhnya Pemerintahan Bung Karno -Pak Harto- BJ Habibie -Gus Dur.Jakarta :Gemah Ripah.
2.     Bastian,Radis.2014.Trah Politi Sang Proklamator. Yogyakarta:Saufa
4.    prof.dr Budi Winarno. Sistem politik Indonesia kala reformasi.yogyakarta: Media presindo
5.    Syadam Gaozali.Dari Bilik Suara kemasa Depan Indonesia( Potret Konflik Politik Pasca Pemilu dan Nasib Reformasi).Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada