Materi Operasi Hitung Bilangan Lingkaran Lengkap 2017

Operasi hitung bilangan bulat – Pada artikel pertama , kita akan membahas salah satu mata pelajaran wajib dipelajari dan terbilang cukup relatif tingkat kesulitannya, yaitu Matematika. Matematika menjadi salah satu mata pelajaran wajib yang dipelajari alasannya yakni memang materinya niscaya akan mempunyai kegunaan dalam kehidupan kita sehari-hari. Karena ini yakni artikel pertama, kita tidak akan membahas materi tingkat lanjut, kita akan memulainya dari dasar terlebih dahulu, yaitu materi matematika dasar Operasi Hitung Bilangan Bulat.

Mengapa kita harus memulai dari operasi hitung bilangan bulat? Karena jikalau kita tidak mengetahui ihwal pengoperasian bilangan lingkaran maka kita akan kesusahan dikala menemukan sebuah soal tingkat lanjut. Oleh alasannya yakni itu, mempelajari operasi hitung bilangan lingkaran yakni sebuah hal yang harus dilakukan semenjak dini terutama bagi kita sebagai pelajar.

Pengertian Bilangan Bulat

 kita akan membahas salah satu mata pelajaran wajib dipelajari dan terbilang cukup relatif Materi Operasi Hitung Bilangan Bulat Lengkap 2017
Operasi Hitung Bilangan Bulat
Sebelum memulai mempelajari operasinya, kita harus mengerti terlebih dahulu bentuk dari bilangan lingkaran itu sendiri. Dikutip dari Wikipedia

Bilangan lingkaran terdiri dari bilangan cacah (0, 1, 2, 3, …) dan negatifnya (-1, -2, -3, …; -0 yakni sama dengan 0 sehingga tidak lagi dimasukkan secara terpisah). Bilangan lingkaran sanggup dituliskan tanpa komponen desimal atau pecahan.

Himpunan semua bilangan lingkaran dalam matematika dilambangkan dengan Z (atau {\displaystyle \mathbb {Z} } {\displaystyle \mathbb {Z} }), berasal dari Zahlen (bahasa Jerman untuk “bilangan”).

Himpunan Z tertutup di bawah operasi penambahan dan perkalian. Artinya, jumlah dan hasil kali dua bilangan lingkaran juga bilangan bulat. Namun berbeda dengan bilangan asli, Z juga tertutup di bawah operasi pengurangan. Hasil pembagian dua bilangan lingkaran belum tentu bilangan lingkaran pula, alasannya yakni itu Z tidak tertutup di bawah pembagian.

Bagaimana? Kamu sudah mengerti? Secara singkatnya, bilangan lingkaran yakni bilangan yang terdiri dari … -9, -8, -7, -6, -5, -4, -3, -2, -1. 0 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, …
Kamu sanggup melihat garis bilangan lingkaran dibawah ini untuk lebih memahami bilangan bulat.
 kita akan membahas salah satu mata pelajaran wajib dipelajari dan terbilang cukup relatif Materi Operasi Hitung Bilangan Bulat Lengkap 2017
Garis Bilangan

Operasi Hitung Bilangan Bulat

Baiklah, sesudah memahami sedikit ihwal bilangan bulat, kini mari kita pelajari rumus operasi bilangan lingkaran dari mulai penjumlahan, pengurangan, perkalian, hingga pembagian.
Baca Juga

Penjumlahan Bilangan Bulat

Untuk penjumlahan bilangan bulat, cara hampir sama menyerupai pada bilangan orisinil pada umumnya, Kamu tinggal menambahkan angka yang harus ditambahkan, Berikut beberapa referensi penjumlahan pada bilangan bulat.
  1. 2 + 10 + 20 + 3 + 5 = 40
  2. 35 + 3 + 7 + 12 + 8 = 65
  3. 4 + 2 + 12 + 9 + 5 + 2 = 34
Contoh diatas masih belum memakai bilangan lingkaran negatif, kemudian bagaimana cara menuntaskan operasi penjumlahan bilangan lingkaran faktual dengan bilangan lingkaran negatif?

  1. -5 + 2 = ?
Caranya, kau sanggup memakai garis bilangan bulat. Pertama-tama, bayangkan kau sedang berada di angka -5 sesudah itu, kau maju 2 langkah. Berada dimanakah kau sekarang? Ya, jawabannya yakni di angka -3. 
Selanjutnya, jikalau kau menemukan soal menyerupai :

80 + (-12) + 6 + (-70) = …

Ketika sebuah bilangan lingkaran faktual (+) dijumlahkan dengan bilangan lingkaran negatif (-) maka simbol + nya diubah menjadi –
80 + (-12) + 6 + (-70) = …
= 80 – 12 + 6 – 70
= 68 + 6 – 70
= 74 – 70
= 4
Sebenarnya, operasi bilangan lingkaran baik memakai bilangan faktual maupun negatif sanggup diselesaikan dengan gampang jikalau kita sudah memahaminya dengan baik.

Pengurangan Bilangan Bulat

Untuk operasi pengurangan bilangan lingkaran tidak jauh berbeda dengan penjumlahannya. Contohnya :
  1. 67 – 12 – 80 = -25
  2. 100 – 90 – 21 = -11
  3. 70- 12- 17 = 41
Dan berikut dibawah ini yakni beberapa referensi kombinasi pengoperasian penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat
270 + (-27) – 59 +12 = …
= 270 – 27 – 59 + 12
= 243 – 59 + 12
= 184 + 12
= 196
12 + 79 – 12 + 78 + (-27) – 2 = …
= 12 + 79 – 12 + 78 – 27 – 2
= 91 – 12 + 78 – 25
= 79 + 78 – 25
= 157 – 25
= 132
5 + (-7) – 12 – 8 + 1 = …
= 5- 7 – 12 – 8 + 1
= -2 – 12 – 8 + 1
= -14 – 8 + 1
= -24 + 1
= -23

Perkalian Bilangan Bulat

Untuk perkalian bilangan bulat, ada beberapa peraturan khusus dalam pengoperasiannya. Peraturan tersebut yakni sebagai berikut.
1. (+) x (-) = –
Artinya, jikalau bilangan lingkaran faktual dikali bilangan lingkaran negatif, maka kesannya akan selalu negatif.
2. (+) x (+) = +
Artinya, jikalau bilangan lingkaran faktual dikali bilangan lingkaran positif, maka kesannya akan selalu positif.
3. (-) x (+) = –
Artinya, jikalau bilangan lingkaran negatif dikali bilangan lingkaran positif, maka kesannya akan selalu negatif.
4. (-) x (-) = +
Artinya, jikalau bilangan lingkaran negatif dikali bilangan lingkaran negatif, maka kesannya akan selalu positif.
Berikut referensi perkalian pada bilangan bulat.
  1. 8 x (-7) = -56
  2. (-10) x 6 = -60
  3. 5 x 5 = 25
  4. (-7) x (-2) = 14

Pembagian Bilangan Bulat

Seperti yang kita ketahui bahwa operasi pembagian yakni kebalikan dari perkalian. Sama halnya menyerupai perkalian bilangan bulat, ada peraturan yang harus dipatuhi dan peraturannya juga sama.
1. (+) : (-) = –
Artinya, jikalau bilangan lingkaran faktual dibagi bilangan lingkaran negatif, maka kesannya akan selalu negatif.
2. (+) : (+) = +
Artinya, jikalau bilangan lingkaran faktual dibagi bilangan lingkaran positif, maka kesannya akan selalu positif.
3. (-) : (+) = –
Artinya, jikalau bilangan lingkaran negatif dibagi bilangan lingkaran positif, maka kesannya akan selalu negatif.
4. (-) : (-) = +
Artinya, jikalau bilangan lingkaran negatif dibagi bilangan lingkaran negatif, maka kesannya akan selalu positif.
Berikut referensi pembagian pada bilangan bulat.
  1. 27 : (-3) = -9
  2. 50 : 10 = 5
  3. (-72) : 8 = -9
  4. (-25) : (-25) = 1

Angka Didalam Kurung Adalah Angka Istimewa

Mengapa angka yang didalam kurung yakni angka yang istimewa? Karena angka-angka yang berada didalam kurung yakni angka yang harus dioperasikan terlebih dahulu dibandingkan angka-angka yang lainnya. Lalu, sesudah angka yang berada didalam kurung, selanjutnya angka perkalian yang harus dioperasikan dan diikuti oleh pembagian, penjumlahan dan pengurangan. Untuk gampang mengingatnya, kau sanggup menghafal (KABATAKU). Dan berikut dibawah ini salah satu referensi soalnya
56 + 28 – 15 x (2 + 10) = …
= 56 + 28 – 15 x 20
= 56 + 28 – 300
= 84 – 300
= -216
Itulah pembahasan Operasi Bilangan Bulat untuk hari ini. Silahkan kau berlatih hingga benar-benar jago dalam mengoperasikan segala bilangan bulat. Tunggu artikel menarik selanjutnya di 
Jika ada yang ditanyakan, silahkan tulis di kolom komentar dan mohon koreksinya jikalau ada yang salah 🙂