Mengejutkan….Muslimah Shalihah Boleh Mewarnai Kuku?Silahkan Share

  Sahabat Pintar dizaman yang menyerupai kini ini banyak waniita yang mengutak-atik serpihan badan mereka semoga tampil maksimal, salah satunya ialah mewarnai kuku mereka. Memang dalam islam mewarnai kuku itu boleh asal jangan hingga sembarangan. Sebab ada beberapa persyaratan yang perlu diperhatikan bagi muslimah yang ingin mewarnai kukunya. Simak hadits berikut ini:



Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata, “Istri-istri kami punya kebiasaan menggunakan pewarna kuku di malam hari. Bila datang waktu Shubuh, pewarna tersebut dihilangkan, lalu mereka berwudhu dan melakukan shalat. Setelah shalat Shubuh, mereka menggunakan pewarna lagi. Ketika datang waktu Zhuhur, mereka menghilangkan pewarna tersebut, lalu mereka berwudhu dan melakukan shalat. Mereka mewarnai kuku dengan bagus, namun tidak menghalangi mereka untuk shalat.” (HR. Ad-Darimi, no. 1093. Syaikh Abu Malik menyatakan bahwa sanad hadits ini shahih dalam Shahih Fiqh As-Sunnah li An-Nisa’, hlm. 419).

Dapat disimpulkan hal yang perlu diperhatikan kalau muslimah ingin mewarnai kukunya:

1. Berdandan mewarnai kuku hanya di rumah untuk mempercantik diri di hadapan suami

2. Muslimah shalihah rela berepot-repot mewarnai kuku dan membersihkannya kembali saat akan shalat, hal ini bukan menjadi dilema besar bagi mereka

3. Pastikan menggunakan pewarna kuku yang sanggup dihilangkan setiap akan shalat

4. Pakailah pewarna kuku yang sebaiknya tidak menghalangi air untuk mengenai permukaan kulit, kalau pewarna yang digunakan menghalangi, maka harus dihapus saat akan shalat

Sahabat Pintar itulah klarifikasi mengenai pewarnaan kuku pada muslimah. kalau ada yang mewarnai kuku hanya untuk keluar rumah perlu lagi mengintrospeksi diri, untuk apa menggunakan pewarna kuku tersebut? Daripada repot pakai-hapus, lebih baik save waktu dan tenaga untuk hal lain yang lebih bermanfaat tentunya.
Sumber:Ummi-online.com