Mengenal Jaringan Wan (Wide Area Network)

Seiring berkembangnya zaman kini komputer yang awalnya hanya terbatas sekian meter, kini sudah ada tingkat jaringan yang lebih tinggi dimana jaringan ini bisa mencapai dari satu negara ke negara lainnya, dan nama jaringan tersebut yaitu jaringan WAN.

 yang awalnya hanya terbatas sekian meter Mengenal Jaringan WAN (Wide Area Network)
Sebelumnya, blog sudah memperlihatkan kau 50 font terbaik untuk flat desain dan ada juga yang sudah dibuatkan versi font pack nya jadi bagi kau yang menginginkan semua font sekaligus kau bisa mendownloadnya hanya satu kali dalam format rar.
Sekarang, mari kita kembali mempelajari bahan jaringan. Sebelumnya kita sudah paham dan mengerti perihal jaringan MAN dimana jaringan MAN yaitu jaringan yang menghubungkan suatu kantor sentra dan kantor cabang yang ada di kawasan perkotaan (metropolitan).
Kita juga sudah membicarakan perihal jaringan LAN bahkan saya sudah memperlihatkan tutorial singkatnya beserta videonya bagaimana menciptakan serta mengatur jaringan LAN sederhana.
Dan pada artikel pertama perihal jaringan, kita berguru jaringan PAN dimana jaringan ini yaitu jenis jaringan komputer yang mempunyai batasan jarak atau jangkauan yang paling dekat.
Maka kini kita akan mempelajari jaringan komputer yang paling jauh jangkaunnya, yaitu jaringan WAN.

Pengertian Jaringan WAN (Wide Area Network)

Seperti biasa, kita akan membahas dan mempelajari secara tuntas bahan jaringan WAN pada satu artikel ini, mulai dari pengertian, karakteristik, hingga kelebihan dan kekurangannya. Namun, alasannya yaitu bahan jaringan WAN ini cukup banyak, jadi saya tambahkan juga sesi koneksi serta infrastruktur jaringan WAN.

Baiklah, mari kita mulai berguru bahan jaringan WAN dari pengertiannya terlebih dahulu.

Jaringan WAN atau Wide Area Network yaitu sebuah jaringan komputer yang meliputi wilayah yang luas ibarat antar negara atau bahkan antar benua. Secara sederhana, jaringan WAN yaitu jaringan komputer yang terdiri dari beberapa kumpulan jaringan MAN dan jaringan LAN.

Teknologi yang digunakan dalam jaringan WAN sendiri yaitu physical layer yang terdapat di 7 layer OSI. Data-data yang ada di jaringan WAN juga diatur dengan memakai seperangkat hukum yang terdapat di Data Link 7 layer OSI.

Biasanya, media transfer yang digunakan dalam jaringan WAN sanggup berupa satelit dan kabel bawah laut. Atau mungkin ada juga teknologi atau peralatan lain yang lebih canggih sehingga proses transfer datanya menjadi lebih cepat dan lebih kondusif lagi.

Melihat dari jangkauannya, jaringan WAN pantas menjadi jenis jaringan yang paling tinggi atau yang mempunyai jangkauan wilayan yang paling besar. Salah satu teladan penerapan atau wujud dari jaringan WAN sendiri yaitu internet yang kita gunakan sehari-hari.

Dengan internet, kita bahkan bisa terhubung hampir ke semua orang atau pengguna internet dunia juga.

Karakteristik Jaringan WAN

Seperti jaringan lain pada umumnya, jaringan WAN juga mempunyai ciri-ciri atau karakteristik khusus tersendiri yang menjadikannya berbeda dengan jaringan yang lain.

Berikut ini semua karakteristik dari jaringan WAN

  1. Jarak yang bisa dijangkau oleh jaringan WAN sangat luas, sekitar lebih dari 100 km alasannya yaitu bahkan bisa menghubungkan negara atau benua.
  2. Biasanya, jaringan WAN digunakan untuk menghubungkan perangkat-perangkat yang tidak bisa dihubungkan dengan memakai jaringan MAN dan jaringan LAN. Oleh alasannya yaitu itu jangkauan jaringan WAN menjadi sangat luas.
  3. Karena jangkauannya yang sangat luas, biasanya jaringan WAN memakai operator telekomunikasi. Tujuannya yaitu supaya semua perangkat yang saling terhubung bisa berkomunikasi satu sama lainnya.
  4. Menggunakan koneksi serial dari aneka macam macam jenis untuk bisa mengakses bandwith yang lokasinya berjauhan.
  5. Bisa melaksanakan pertukaran paket data dan frame antar router atau switch dalam jaringan LAN yang sudah dibangun dan termasuk kedalam jaringan WAN tersebut.
  6. Bekerja pada layer fisik dan layer data link yang terdapat di 7 layer OSI.

Itu beliau karakteristik yang dimiliki oleh jaringan WAN. Karakteristiknya sendiri cukup banyak dibandingkan jenis-jenis jaringan yang lain alasannya yaitu beberapa faktor ibarat jarak jangkauannya yang luas dan biaya operasional yang tentunya lebih mahal daripada biaya operasional jaringan MAN.

Konsep Jaringan WAN

Kita juga akan membahas dan mempelajari konsep yang digunakan pada jaringan WAN. Penjelasannya cukup panjang, jadi pastikan kau membaca dengan baik dan teliti ya.

Jaringan WAN terdiri dari beberapa kumpulan mesin yang bertugas untuk menjalankan aplikasi. Kumpulan mesin-mesin tersebut yaitu host. Atau dalam beberapa kasus istilah host juga dikenal dengan nama end-system.


Host tersebut dihubungkan pada sebuah subnet komunikasi, atau yang biasa disebut subnet. Tugas subnet sendiri yaitu menghubungkan dan membawa pesan, data atau informasi dari satu host ke host yang lain. Sistemnya sama ibarat telepon yang memberikan pembicaraan dari penelepon kepada pendengar.

Rancangan jaringan WAN ibarat ini tentunya menjadi lebih sederhana dengan cara memisahkan aspek-aspek komunikasi murni sebuah jaringan (subnet) dengan aspek-aspek aplikasinya (host) ibarat konsep diatas.

Sebagian besar jaringan WAN memakai subnet yang terdiri dari 2 komponen, yaitu kabel transmisi dan elemen switching. Kabel transimisi atau yang biasa disebut sikuit, channel atau trunk berfungsi untuk memidahkan bit-bit dari satu mesin ke mesin yang lainnya.

Elemen switching yaitu sebuah komputer khusus yang digunakan untuk menghubungkan 2 kabel transmisi atau lebih. Saat data yang disampaikan sudah diterima oleh kabel penerima, maka elemen switching harus menentukan atau menentukan kabel pengirim yang berkhasiat untuk memberikan pesan-pesan tersebut.

Namun, tidak ada nama standar yang berkhasiat untuk menamakan komputer khusus ini. Selain dikenal dengan nama elemen switching, komputer tersebut juga sering disebut sebagai paket switching node, intermidiate system, data switching exchange dan sebagainya.

Namun, pada ketika ini kita akan menyebutnya sebagai router. Dalam contohnya, kau bisa melihat gambar dibawah. Ada beberapa host yang terhubung kedalam sebuah jaringan LAN dimana dalam jaringan tersebut terdapat sebuah router. Kumpulan saluran komunikasi dan router (bukan host) tersebut akan membentuk subnet.

 yang awalnya hanya terbatas sekian meter Mengenal Jaringan WAN (Wide Area Network)
Contoh Konsep Jaringan WAN

Istilah subnet sendiri sangat penting dan harus kita ketahui. Dulunya, subnet dianggap sebagai kumpulan router dan saluran komunikasi yang memindahkan paket ke host-host tujuan. Namun, beberapa tahun kemudian subnet mempunyai arti lain sehubungan dengan perkembangan pengalamatan jaringan.

Pada sebagian besar jaringan WAN, terdiri dari sejumlah kabel atau saluran telepon yang menghubungkan sepasang router. Bila 2 router dengan kabel atau saluran yang berbeda ingin melaksanakan komunikasi, maka keduanya harus melaksanakan komunikasi secara tak pribadi memakai mediator router lainnya.

Ketika sebuah paket atau data dikirimkan ke sebuah router dari router melalui perantara, maka paket tersebut akan diterima oleh router dalam keadaan lengkap terlebih dahulu, kemudian disimpan hingga saluran outputnya menjadi bebas, gres sesudah itu diterukan.

Subnet yang memakai prinsip ibarat ini disebut sebagai subnet point-to-point, store-and-forward, atau packet-switched. Hampir semua jaringan WAN kecuali yang memakai transmisi satelit memakai subnet store-and-forward.

Dalam penggunaan subnet point-to-point, problem rancangan yang terpenting yaitu pemilihan jenis topologi interkoneksi router.

Jaringan LAN biasanya memakai topologi simetris, sementara jaringan WAN memakai topologi yang tidak menentu.

Baca Juga

Koneksi Jaringan WAN

Koneksi pada jaringan WAN akan kita bahas juga pada artikel kali ini. Karena pembahasan perihal koneksi jaringan WAN ini berdasarkan saya cukup menarik untuk dipelajari.

Untuk menghubungkan atau mengkoneksi jaringan WAN, kita membutuhkan sebuah alat yang akan digunakan sebagai sentra layanan, misalnya yaitu satelit VSAT.

VSAT yaitu jaringan atau sistem komunikasi satelit yang terdiri dari sejumlah stasiun remote (terminat VSAT) dengan memakai antena parabola berdiameter lebih kecil dibandingkan dengan komunikasi satelit yang lainnya.

Karena jaringan WAN yaitu kumpulan jaringan LAN yang saling terhubung dan menjadi sebuah jaringan baru. Maka, VSAT disini berperan untuk menghubungkan setiap jaringan LAN yang berarti setiap jaringan LAN tersebut yaitu stasius terminal.

Pada jaringan WAN dengan media VSAT, selain ada server di setiap stasiun jaringan LAN nya, masih ada server lain yang lebih besar lagi yang terletak di stasiun hub. Server ini bertugas untuk mengontrol semua komunikasi terminal VSAT yang berada dibawahnya.

Server yang berada di stasius terminal hanya mendapatkan dan menampung data dari workstation-workstation yang ada dibawahnya. 

Sistem dan cara kerja jaringan WAN hampir sama dengan jaringan LAN, tetapi bila ingin melaksanakan transfer data dari user di terminal VSAT yang lain, maka server yang berada pada terminal VSAT tersebut stasiun hub dan stasiun hub akan menghubungkan dengan terminal VSAT yang diinginkan, sehingga dengan begitu proses transfer data bisa dilakukan.

Jadi, bila user yang ingin dihubungi terdapat di terminal VSAT sendiri, maka kekerabatan ke stasiun hub tidak perlu dilakukan.

Selain diguanakan untuk melaksanakan transfer data, jaringan VSAT pada konfigurasi jaringan WAN juga bisa dilakukan untuk transfer video dan bunyi (voice), yang berarti terminal workstation nya tidak harus memakai komputer, melainkan bisa memakai mesin fax atau perangkat lainnya.

Konfigurasi tersebut juga mempunyai bit rate yang cukup tinggi dan kerahasiaan data juga sangat terjamin.

Walaupun banyak sekali manfaatnya, sistem jaringan WAN tidak akan efektif bila pengunanya hanya berjumlah kurang dari 100. Jika penggunanya lebih dari 100 maka sistem jaringan WAN tersebut menjadi sangat efektif. Jadi, pastikan bila kau ingin memakai sistem ibarat ini, penggunanya harus sangat banyak (lebih dari 100 orang).

Dalam perkembangan jaringan WAN, bila jaringan LAN nya semakin banyak dan pengunanya terdiri dari aneka macam macam negara yang ada di dunia, maka sistem tersebut dinamakan sebagai internet.

Infrastruktur Jaringan WAN

Seperti jaringan-jaringan lainnya, didalam jaringan WAN juga ada beberapa perangkat atau peralatan yang mempunyai fungsinya masing-masing. Berikut ini infrastruktur atau peralatan perangkat yang digunakan untuk menciptakan sebuah jaringan WAN.

1. Router

Router yaitu peningkatan kemampuan dari bridge, dimana router ini bisa memperlihatkan jalur atau rute (route) serta memfilter informasi dari jaringan yang berbeda. Beberapa router yang sudah memakai teknologi lebih canggih bisa secara otomatis mendeteksi problem dan mengalihkan jalur informasi dari area yang bermasalah.

2. ATM Switch

ATM Switch yaitu perangkat yang berfungsi untuk menyediakan kecepatan transfer data yang tinggi antara jaringan LAN dan jaringan WAN.

3. Modem

Modem berfungsi mengkonversi sinyal digital dan analog. Pada pengirim, modem akan mengkonversi sinyal digital ke dalam bentuk yang sesuai dengan teknologi transimisi untuk dikirim melalui kemudahan komunikasi analog atau jaringan telepon. Sementara pada sisi penerima, modem mengkonversi sinyal ke format digitalnya kembali.

4. CSU/DSU

CSU/DSU ibarat modem, bedanya. CSU/DSU mengirim data dalam format digital melalui jaringan telepon digital. CSU/DSU biasanya berupa kotak fisik yang merupakan 2 unit terpisah, yaitu CSU dan DSU.

5. Communication Server

Communication yaitu sebuah server yang dikhususkan kepada pengguna supaya mereka bisa melaksanakan dial dari lokasi remote sehingga bisa terhubung ke jaringan LAN.

6. Multiplexer

Sebuah multiplexer sanggup menggabungkan beberapa sinyal melalui sebuah sirkuit. Selain itu, multiplexer juga bisa mentransfer data secara simultan atau terus-menerus ibarat text, video, bunyi dan sebagainya.

7. X.25/Frame Relay Switches

X.25/Frame dan Relay Switches menghubungkan data lokal atau private melalui jaringan data memakai sinyal digital. Perangkat ini sama dengan ATM Switch, tetapi kecepatan transfer datanya lebih rendah dibandingkan dengan ATM Switch.

Tetapi, perlu kalian ketahui bahwa masih banyak sekali perangkat lainnya yang digunakan untuk menciptakan sebuah jaringan WAN, tetapi setidaknya 7 perangkat diatas yaitu perangkat dasar dari pembuatan sebuah jaringan WAN.

Kelebihan dan Kekurangan Jaringan WAN

Sama ibarat pada artikel jaringan yang lain, blog juga akan memberitahu kau apa saja kelebihan dan kekurangan jaringan WAN sebagai epilog dari artikel perihal jaringan WAN ini.

Berikut ini beberapa kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh sebuah jaringan WAN.

Kelebihan Jaringan WAN

  1. Server kantor sentra bisa berfungsi sebagai bank data dari kantor cabang.
  2. Komunikasi antar kantor bisa memakai email atau aplikasi chatting lainnya.
  3. Dokumen atau file yang biasanya dikirimkan melalui fax atau paket pos, kini bisa dikirim melalui email dan transfer file baik dari kantor sentra ke kantor cabang maupun sebaliknya mempunyai biaya yang lebih murah dan kecepatan transfer yang lebih cepat.
  4. Pooling data dan updating data antar kantor bisa dilakukan setiap hari pada waktu yang sudah ditentukan.
  5. Bisa diakses dengan jangkauan antar geografis yang sangat luas sehingga memudahkan segala urusan hisnis melalui jaringan ini.
  6. Dapat membuatkan software atau resources dengan koneksi workstation.
  7. Pesan yang berisi aneka macam macam data ibarat text, video maupun audio bisa dikirimkan dengan sangat cepat bahkan walaupun terdapat lampiran lainnya didalamnya.
  8. Perangkat bisa dibagi melalui jaringan ini ke semua komputer sehingga tidak perlu memberi perangkat komplemen untuk masing-masing komputer.

Kekurangan Jaringan WAN

  1. Biaya operasional yang sangat mahal dan pemasangannya yang relatif lama.
  2. Memerlukan kinerja firewall yang sangat baik supaya tidak ada pengguna luar yang masuk dan merusak jaringan.
  3. Masalah keamanan kerap kali ditemui, diharapkan biaya komplemen supaya terhindar dari serangan virus berbahaya atau hacker.
  4. Setelah dibuat, pemeliharaan jaringan secara terus menerus (full-time) harus dilakukan dan tentunya membutuhkan seorang teknisi atau network security.
  5. Rentan terhadap hacker atau ancaman dari luar yang lainnya.

Itu lah semua bahan jaringan WAN pada mata pelajaran jaringan kali ini. Saya rasa semua klarifikasi diatas sudah cukup lengkap dan artikel ini sangat bermanfaat bagi kau siswa jurusan TKJ alasannya yaitu niscaya akan mempelajari bahan ini di sekolah.

Nantikan artikel menarik lainnya tentang Teknologi Informasi hanya di blog . Mohon dikoreksi bila ada yang salah dan jangan lupa bagikan ke teman-teman kamu.