Nikahilah Saya Terlebih Dahulu, Urusan Rumah Dan Harta Kita Cari Bersama ! Yang Oke Share!!!!

Sahabat Pintar, Jangan dulu kau pikirkan terlalu dalam dilema hidup kita nantinya, asalkan kau mau berusaha mencari nafkah, akupun juga akan berusaha bersamamu. Jangan kau menunda-nuda melaksanakan hal baik hanya lantaran faktor. Apalagi kau tahu saya bukanlah gadis yang akan menuntut banyak darimu. Aku tidak akan menuntut untuk mengadakan pesta yang glamor untuk pernikahan kita, saya tidak akan meminta mas kawin yang mahal dan berlebihan. Aku tidak akan menyusahkanmu dengan aneka macam seruan yang semakin menciptakan kau ragu untuk melangkah ke gerbang pernikahan.
 
 
Dengan Pernikahan Kamu Memang Serius Menjalin Hubungan Denganku
 
Sahabat Pintar, mungkin ada beberapa pasangan yang begitu gampang putus ditengah jalan. Bukan lantaran mereka tidak saling menyayangi atau menyayangi satu sama lain, tapi lebih lantaran belum berani melangkah ke gerbang yang lebih tinggi yaitu pernikahan.Karena pernikahan bukan hanya terjalin antara 2 orang saja, namun satu keluarga dan tentu saja beban baik mental, ekonomi maupun fisik juga lebih meningkat. Sehingga ketika seseorang sudah siap menyampaikan dan menjalin kekerabatan pernikahan tentu saja mereka sudah berpikir 100 sampai 1000 kali. Karena pernikahan bukan dilema sepele yang simpulan hanya dengan mengucapkan janji nikah saja. Oleh alasannya itu kalau kau memang serius denganku dan menjalin kekerabatan ini denganku, maka jemputlah saya menjadi istrimu.
Apakah Kamu Tidak Segan Menambah Dosa Maksiat Itu Bersamaku
 
Sahabat Pintar, Walaupun kita berpacaran dengan cara yang baik, kau pun tak pernah menyentuhku secara langsung. Tapi tetap saja dikala bersamamu ada hasrat yang saya rasakan dan kau tahu itu dan merasakannya pula. Aku hanya tidak ingin kita berlama-lama melaksanakan sesuatu yang dapat mengundang syahwat dan dosa sebelum kita benar-benar halal untuk melakukannya. Dan pernikahan ialah satu cara yang baik untuk menghalalkannya. Kita tak perlu lagi menahan segala nafsu yang kita punya bahkan menjadikannya pelebur dosa.
Orang Tuaku Sudah Sering Menanyakanmu
 
Bukan hanya saya saja yang ketar-ketir menunggu kapan kau tiba untuk melamarku. Namun orang tuaku juga sudah harap-harap cemas menunggumu. Mereka bahkan menanyakan kepadaku kapan tepatnya kau tiba bersama dengan orang tuamu dan menyampaikan akan melamarku. Kamu harusnya mengerti bahwa saya ialah gadis yang dikhawatirkan oleh orang tuaku. Apalagi dilema kelanjutan masa depanku selanjutnya. Mereka niscaya khawatir dan tidak segan untuk menjodohkanku dengan orang lain yang berdasarkan mereka lebih baik, kalau kau tidak segera menyampaikan keseriusanmu kepadaku.


Baca juga : Menikah Tak Mesti Menunggu Sarjana Terlebih Dahulu

Jangan Khawatir Tentang Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya, Karena Aku Pasti Berjuang Denganmu
 
Apabila yang kau khawatirkan perihal semua yang akan kita lewati sesudah pernikahan kita, maka jangan kau khawatirkan itu. Ada saya disini dan saya niscaya membantumu sebisaku. Aku tidak akan berdiam diri dan hanya berpangku tangan serta marah-marah melihat kau berjuang dan bekerja sendirian. Aku niscaya membantu dengan segala hal yang saya bisa, dengan ilmu yang saya punya. Karena pernikahan bagiku bukan hanya menghalalkan suatu kekerabatan tapi juga berjuang untuk hidup. Apalagi kau telah mengajarkan perihal kesederhaan dikala kita masih pacaran dulu. Kamu sudah menyampaikan usaha apa saja yang harus saya lakukan untuk membantumu.
Percayalah Dengan Pernikahan Bukan Akan Menambah Beban Ekonomimu, Tapi Malah Memperlancar Rezeki Kita
 
Dalam agama sudah dijelaskan bahwa pernikahan yang baik ialah salah satu cara untuk membuka rezeki kita, bahkan memperlancarnya. Kaprikornus jangan kau berpikir dengan menikah, bebanmu akan bertambah dan kau harus mengurus ini dan itu. Malah dengan menikah kau akan lebih bersemangat dalam bekerja, lantaran kau sadar kau sudah punya tanggung jawab sekarang. Bahkan kau juga akan terlatih menjadi benar-benar dewasa, apalagi kalau dalam kekerabatan kita nantinya akan ada buah hati kita berdua.
 
Semoga bermanfaat #Sumber : kajian-ukhuwah.blogspot.co.id