Penanggulangan Kenakalan Remaja

Upaya Penanggulangan Kenakalan Remaja

Kenakalan remaja mencakup semua prilaku yang menyimpang dari norma-norma hokum pidana yang dialukukan oleh remaja. Prilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang sekitarnya. Kartono (ilmuan sosiologi) mengemukakan bahwa kenakalan remaja atau dalam bahasa Inggrisnya dikenal dengan isltilah Juvenule delinquency merupakan tanda-tanda potologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial.Akibatnya, membuatkan bentuk prilaku menyimpang. Santrock mengemukakan bahwa kenakalan remaja merupakan kumpulan dari banyak sekali prilaku remaja yang tidak sanggup diterima secara sosial hingga terjadi tindakan kriminal.
Tumbuh kembang remaja pada zaman kini sudah tidak sanggup lagi dibanggakan. Perilaku kenakalan remaja dikala ini sulit diatasi. Baru-baru ini sering kita dengar gosip di televisi maupun di radio yang disebabkan oleh kenakalan remaja, diantaranya tawuran pelajar, pelecehan seksual yang dilakukan oleh pelajar SMA, pemakaian narkoba, dan lain-lain. Kehidupan remaja pada masa kini sudah mulai memprihatinkan. Remaja yang seharusnya menjadi kader-kader penerus bangsa kini tidak sanggup lagi menjadi jaminan untuk kemajuan bangsa dan negara. Bahkan sikap mereka cenderung merosot. Oleh lantaran itu, kami sebagai remaja yang berpendidikan sadar bahwa kenakalan remaja harus segera dihilangkan.
Masa kanak-kanak, remaja, dewasa, dan kemudian menjadi orang bau tanah merupakan suatu proses dalam hidup yang berkesinambungan dari tahap-tahap pertumbuhan yang harus dilalui oleh setiap manusia. Setiap masa pertumbuhan mempunyai ciri-ciri tersendiri. Masing-masing mempunyai kekurangan dan kelebihan. Demikian pula dengan kehidupan ini.
Masa remaja sering menjadikan kekhawatiran bagi para orang tua. Masa remaja sering menjadi topik pembahasan dalam aktivitas seminar. Padahal bagi si remaja, masa ini ialah masa yang paling menyenangkan dalam hidupnya. Jangan terlalu membesar-besarkan perbedaan. Orang bau tanah para remaja hendaknya justru menjadi pemberi teladan, membangkitkan semangat, mengawasi segala sikap si remaja.
Remaja ialah masa peralihan dari kanak-kanak ke dewasa. Para mahir pendidikan sependapat bahwa remaja ialah mereka yang berusia antara 13 tahun hingga 18 tahun. Seorang remaja sudah tidak lagi sanggup dikatakan sebagai kanak-kanak, namun masih belum cukup matang untuk sanggup dikatakan dewasa. Mereka sedang mencari teladan hidup yang paling sesuai baginya dan inipun sering dilakukan melalui metode coba-coba walaupun melalui banyak kesalahan Kesalahan yang dilakukan sering menjadikan kekhawatiran serta perasaan yang tidak menyenangkan bagi lingkungan dan orang tuanya. Hal ini kerena mereka masih dalam masa mencari identitas. Kesalahan-kasalahan yang menjadikan kekesalan lingkungan inilah yang sering disabut sebagai kenakalan remaja.

Pengertian Kenakalan Remaja

Kenakalan remaja sanggup diartikan sebagai suatu tingkah laku, perbuatan atau tindakan remaja yang bersifat menyimpang dan melanggar hukum. Kenakalan remaja ialah pelampiasan duduk kasus yang dihadapi oleh kalangan remaja yang tindakannya menyimpang.
Definisi kenakalan remaja berdasarkan para ahli:
·Menurut Kartono ilmuwan sosiologi, kenakalan remaja atau dalam bahasa inggris dikenal dengan istilah juvenile de linquency merupakan tanda-tanda patologis pada remaja disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial.
·Menurut Santrock, kenakalan remaja merupakan kumpulan dari banyak sekali sikap remaja yang tidak sanggup diterima secara social hingga terjadi tindakan criminal.
Faktor Penyebab Kenakalan Remaja
1.Lingkungan keluarga
Lingkungan keluarga yang sanggup menjadikan alasannya timbulnya kenakalan remaja yaitu:
·Perceraian (broken home)
·Kurangnya perhatian dari keluarga
·Tidak adanya komunikasi antar keluarga.
·Perlakuan yang tidak adil terhadap anggota keluarga
2.Lingkungan sekolah
Baru-baru ini sering terjadi perlakuan guru yang tidak adil, eksekusi yang kurang menunjang tercapainya tujuan pendidikan, bahaya dan penerapan disiplin terlalu ketat, kurang serasi relasi siswa dengan guru, kurangnya kesibukan mencar ilmu di rumah. Proses pendidikan yang kurang menguntungkan bagi perkembangan jiwa anak sering kali menawarkan dampak kepada siswa untuk berbuat nakal,sering disebut kenakalan remaja.
3.Lingkungan Masyarakat
Anak remaja (siswa) sebagai anggota masyarakat selalu menerima dampak dari lingkungan masyarakatnya Pengaruh tersebut adanya beberapa perubahan sosial menyerupai persaingan dalam ekonomi,pengangguran,media massa,dan pergaulan yang mempengaruhi kepribadian.
Gejala-gejala Pada Kenakalan Remaja
1.Anak-anak tidak disukai oleh teman-temannya, sehingga anak tersebut menyendiri.
2.Anak-anak yang sering menghindarkan diri dari tanggung jawab dirumah atau sekolah.
3.Anak-anak yang sering mengeluh dalam arti bahwa mereka mengalami duduk kasus yang beliau sendiri tidak sanggup mencari permasalahannya.
4.Anak-anak yang suka berbohong.
5.Anak-anak yang tidak sanggup memusatkan perhatian.
6.Anak-anak yang mengalami phobia dan gelisah dalam melewati batas yang berbeda dengan ketakutan bawah umur normal.
7.Anak-anak yang suka menyakiti/ mengganggu teman-temanya disekolah atau dirumah.
Contoh Perilaku Kenakalan Remaja
1.Kenakalan Remaja di Sekolah
2.Tidak masuk sekolah tanpa keterangan.
3.Meninggalkan sekolah pada jam pelajaran.
4.Membawa senjata tajam ke sekolah.
5.Kurang hormat kepada guru dan karyawan.
6.Kurang disiplin terhadap waktu dan tidak mengindahkan peraturan.
7.Kurang memelihara keindahan dan kebersihan lingkungan.
8.Perkelahian antar pelajar
9.Merokok di lingkungan sekolah.
10.Berbuat asusila.
Kenalan Remaja di Masyarakat
1.Ikut balapan liar antara geng.
2.Ikut tawuran antar geng.
3.Minum minuman keras.
4.Mengkonsumsi obat-obatan terlarang menyerupai narkoba.
Kenakalan Remaja di Lingkungan Keluarga
1.Tidak mendengarkan nasehat orang tua.
2.Tidak mentaati perintah orang tua.
3.Melanggar norma yang telah disepakati bersama keluarga.
Cara Mengatasi Kenakalan Remaja
1.Kegagalan yang mencapai identitas tugas dan lemahnya kontrol diri sanggup dicegah atau diatasi dengan prinsip keteladanan.
2.Adanya motivasi dari keluarga, guru, sobat untuk melaksanakan point pertama.
3.Kemauan orang bau tanah untuk membenahi kondisi keluarga, sehingga tercipta keluarga yang harmonis, komunikatif, dan nyaman bagi remaja.
4.Remaja berilmu menentukan sobat dan lingkungan yang baik serta orang bau tanah memberi aba-aba dengan siapa dan dikomunitas mana remaja harus bergaul.
5.Remaja membentuk ketahanan diri supaya tidak terpengaruh kalau ternyata sobat sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan.
6.Guru yang mempunyai sifat adil terhadap siswa.
7.Perlunya pembelajaran agama yang dilakukan semenjak dini.
8.Perlunya kasih sayang dan perhatian dari orang bau tanah dalam hal apapun.
9.Adanya pengawasan dari orang bau tanah yang tidak mengekang.
10.Pengawasan yang perlu dan intensif terhadap media komunikasi.
Kenakalan remaja ialah suatu proses yang memperlihatkan penyimpangan tingkah laris atau pelanggaran terhadap norma-norma yang ada. Kenakalan remaja disebabkan oleh beberapa faktor baik faktor internal maupun eksternal yang secara potensial sanggup membentuk sikap seorang anak.
Mengatasi kenakalan remaja berarti menata kembali emosi remaja yang tercabik-cabik itu. Emosi dan perasaan mereka rusak karena  merasa ditolak oleh keluarga, orang tua, teman-teman, maupun lingkungannya semenjak kecil, dan gagalnya proses perkembangan jiwa remaja tersebut.
 DAFTAR PUSTAKA
Drs. Kuswanto, M.M. Bambang Siswanto, S.H.2003. SOSIOLOGI,Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.
H4b13’S Weblog.HAL-HAL YANG MEMPENGARUHI KENAKALAN REMAJA( Diakses tanggal 27 oktober 2012)
Soerjono, Soekanto. 1988. Sosiologi Penyimpangan. Rajawali, Jakarta

Eitzen, Stanlen D. 1986.Social Problems. Allyn and Bacon inc, Boston, Sydney, Toronto.