Pentingnya Pendidikan Agama Islam untuk Anak Sejak Dini

Pentingnya pendidikan agama untuk anak, Pintarbaca.Com – Seorang Anak dilahirkan bersama dengan membawa fitrah yang seimbang dan sehat. Kedua orang tuanyalah yang menentukan dan memberikan agama dan pengaruh kepada mereka.
Demikian pula anak dapat terpengaruh oleh sifat-sifat yang buruk. Ia mempelajari sifat atau perilaku yang buruk dari lingkungan kehidupannya sehari-hari,dari corak hidup yang memberikan peranan kepadanya. Dan dari kebiasaan-kebiasaan yang biasa dilakukannya.

Pentingnya menanamkan pendidikan agama sejak dini

Ketika dilahirkan keadaan tub-uh anak belum sempurna, kekurangannya ini diatasi dengan latihan-latihan serta pendidikan yg ditunjang dengan makanan.
Demikian pula halnya dengan watak tabiat yang difitrahkan terhadap anak, yg juga merupakan kebaikan dan karunia yang diberikan oleh Allah SWT kepada anak.
Tabiat dan watak ini dalam keadaan masih kurang (dalam keadaan belum berkembang dengan sempurna). Maka dapat disempurnakan serta diperindah dengan pendidikan yang baik.
Pendidikan agama yang diterapkan sejak dini adalah sangat penting sekali, terutama dalam keluarga.
Keluarga adalah tempat pendidikan yang pertama, karena sejak anak lahir dididik di dalam keluarganya. Selain itu lingkungan keluarga sebagai lingkungan pendidikan yang utama,dalam arti paling penting dan menentukan sekali.
Tujuan Pendidikan Agama pada Anak adalah memperkenalkan kepada anak tentang aqidah Islam, ibadah, dan membekali anak dengan iman yang benar serta untuk mencetak anak yang saleh dan mempersiapkan seseorang dari segi keagamaan dan syariat Islam, yaitu memberi pengajaran syiar-syiar agama menurut al-Qur’an dan Sunnah.

Metode pembelajaran agama islam pada anak usia dini

Pentingnya dalam memperhatikan perkembangan dan pertumbuhan anak dalam menerapkan pendidikan agama serta dapat memilih metode yang tepat sehingga dapat diterima oleh anak segala yang kita ajarkan.
Dengan demikian pendidikan agama yang ditanamkan sejak dini akan membekas dalam jiwa dan dapat pula diamalkan oleh anak dalam kehidupannya, sehingga ia akan menjadi manusia yang berguna baik bagi agama maupun bangsa dan masyarakat.
Dalam perkembangannya anak melalui beberapa fase : di antaranya masa bayi dan masa kanak-kanak, dan di dalam setiap fase mempunyai ciri-ciri tersendiri.
Selain itu dalam perkembangannya juga dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti : faktor hereditas (keturunan), faktor lingkungan dan pengaruh masyarakat, dan anak juga mengalami berbagai macam perkembangan, seperti : perkembangan biologis, perkembangan jiwa, perkembangan keberagamaan, dan perkembangan sosial.
Kepada orang tua hendaknya menyayangi dan membiasakan anaknya berakhlak mulia dan mengenalkan pada agama sejak usia dini, bukan mendadak pada usia dewasa.
Dalam mendidik atau membimbing anak supaya mereka bisa menumbuh kembangkan potensi dirinya seoptimal mungkin, maka bagi para pendidik, orang tua, atau siapa saja yang berkepentingan dalam pendidikan anak, perlu dan dianjurkan untuk memahami perkembangan anak.
Hendaknya orang tua memperhatikan anak-anaknya. Seperti : Menjauhkan anak dari pergaulan yang tidak baik. Mengajarkan/menanamkan nilai-nilai agama sejak dini. Membiasakannya untuk bersopan santun. Menanamkan sikap sederhana.
Baca :

Leave a Reply

Your email address will not be published.