Pengertian, Struktur, Tujuan, Macam, Ciri-Ciri Dan Pola Recount Text

Kembali lagi bersama blog Pintar sekolah. Pada artikel kali ini, mari kita beralih ke mata pelajaran teks cerpen, teks pantun dan macam-macam pidato.

 Kembali lagi bersama blog Pintar sekolah Pengertian, Struktur, Tujuan, Macam, Ciri-Ciri dan Contoh Recount Text

Artikel kali ini tampaknya menjadi artikel Bahasa Inggris pertama yang membahas wacana text atau teks dalam Bahasa Inggris. Karena, sebelumnya artikel Bahasa Inggris yang ada di blog hanya mencakup tense saja menyerupai simple present tense, simple past tense, dan future tense.
Dan bahan pertama text Bahasa Inggris yang akan kita bahas di blog yaitu wacana Recount Text. Sejaitnya, recount text niscaya pernah kau temui pada dikala kau masih duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama atau sederajat.
Materi recount text yang akan kita pelajari pada artikel ini yaitu semua bahan recount text, artinya kita akan mempelajari mulai dari pengertian, struktur, tujuan, macam-macam hingga ciri-ciri recount text. Saya juga akan menunjukkan 1 pola recount text pada final artikel ini.

Pengertian Recount Text

Langsung saja kita buka pembelajaran hari ini mulai dari pengertian recount text. Jika kau sudah pernah mempelajari bahan ini di sekolah saya rasa kau niscaya masih sedikit ingat pengertiannya. Lalu, berdasarkan kamu, apa yang dimaksud dengan recount text?
Jika kita mengacu pada buku paket Bahasa Inggris, berikut pengertian recount text :

Recount text is a text that telling the reader about one story, action or activity. Its goal is to entertaining or informing the reader

Jika diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia, maka sanggup diartikan sebagai berikut :

Recount text yaitu sebuah teks yang menceritakan sebuah cerita, acara atau kegiatan dengan tujuan untuk menghibur atau memberi informasi kepada pembacanya.

Pengertian recount text diatas memang tidak jauh dari arti harfiah “recount” sendiri yang berarti “menceritakan”. Kadang recount juga sering disinonimkan menjadi “retell” atau “republish” yang aritnya “menceritakan kembali”.
Bagaimana? setidaknya saya rasa kau sudah sedikit memahami pengertian recount text berdasarkan klarifikasi singkat diatas.

Struktur Recount Text

Sama menyerupai jenis teks dalam Bahasa Indonesia, teks Bahasa Inggris juga mempunyai struktur tersendiri sehingga dengan adanya struktur tersebut maka sanggup dibangun sebuah susunan teks yang utuh. Sama halnya dengan recount text.
Struktur dalam recount text juga kerap kali disebut sebagai “Generic Structure” atau struktur umum. Dan berikut ini struktur recount text.

1. Orientation

Tells who was involved, what happened, where the events took place, and when it happened.

atau bila diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia menyerupai berikut ini.

Menceritakan siapa saja yang terlibat, apa yang terjadi, dimana insiden terjadi, dan kapan insiden tersebut terjadi.

Baca Juga

Jika dijelaskan, orientation atau orientasi dalam recount text bekerjsama tidak berbeda jauh dengan struktur orientasi pada teks yang lainnya.
Orientation menjadi struktur pembuka dalam recount text dimana pada bab struktur ini biasanya dimulai dengan perkenalan para tokoh terlebih dahulu.

2. Events

Tell what happened and in what sequence.

atau bila diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia menyerupai berikut ini.

Menceritakan apa yang terjadi dan menceritakan urutan ceritanya lebih rinci lagi.

Struktur events pada recount text yaitu bab struktur yang paling utama dalam recount text. Dalam struktur events, maka inti insiden atau kejadian-kejadian diceritakan lebih lanjut lagi dan disusun dengan rinci.

3. Reorientation

Consists of optional-closure of events/ending.

Dan struktur terakhir dari recount text yaitu reorientation atau reorientasi. Hampir sama menyerupai struktur reorientasi pada teks lainnya. Struktur terakhir ini berperan sebagai bab epilog dari recount text.

Macam-Macam Recount Text

Recount text juga terbagi menjadi beberapa jenis. Dan berikut ini macam-macam atau jenis-jenis recount text.

1. Personal Recount

Personal recount yaitu recount text yang menceritakan pengalaman langsung sang penulis yang sudah pernah terjadi dimasa lampau.

2. Factual Recount

Berbeda dengan personal recount, factual recount yaitu recount text yang berisi laporan aneka macam macam peristiwa. Contohnya menyerupai laporan ilmu pengetahuan atau laporan kepolisian.

3. Imaginative Recount

Dan jenis recount text yang terakhir yaitu imaginative recount atau recount text yang ditulis berdasarkan imajinasi atau imajinasi sang penulis.

Ciri-Ciri Recount Text

Recount text juga mempunyai ciri-ciri khusus dan tersendiri yang membedakan recount text dengan text lainnya yang ada dalam Bahasa Inggris.
Berikut ini ciri-ciri recount text.
  1. Menggunakan past tense (lampau).
  2. Sering memakai action verb.
  3. Sering memakai conjunction atau konjungsi.
  4. Sering memakai adverb of time atau adverb of place.
  5. Menghubungkan aneka macam macam urutan insiden berdasarkan kronologis kejadiannya.

Contoh Recount Text

Dan kita telah datang dibagian final dari artikel wacana recount text ini. Sesuai akad saya pada bab awal artikel bahwa saya akan menunjukkan 1 pola recount text sebagai bonusnya. Dan berikut dibawah ini salah satu pola recount text lengkap dengan terjemahannya yang saya dapatkan dari internet.
Bali
First day: Monday, June 11, 2012
From Jakarta to Bali
From Soekarno-Hatta Airport, our family fly AirAsia to Ngurah Rai airport, Bali. The plane leaving at 1:45 pm GMT and landed up in Bali at 3:30 pm. As it turned out, because of the time in Bali WITA, then the hour ride one hour of time in Jakarta. For example, we’ve arrived at ngurah Rai airport at 3:30 pm EST, then the time in Bali 09:30:00.
Since arriving at Ngurah Rai airport in Bali, we met up with Arco. He was a driver at the same time our tour guides, who always took us everywhere. Then, from there, we escorted him headed to a hotel.
The first hotel and restaurant in Bali
Since arriving in Bali, Arco drove us to a hotel. As the first hotel, we checked in at the Hotel Ganges Con Mansion, Imam Bonjol. All our luggage is deposited there because the plan we‘ll have dinner in a restaurant. As the first restaurant, we had dinner at the restaurant, Ubud Bengil Duck. It turns out there is my Mama’s friends, one of whom is Yeni Tenza. I think the dirty duck, tastes good kala served in this restaurant.
Back to the Hotel
After dinner in the restaurant the duck Bengil, Ubud, soon we return to the Hotel GCM, Imam Bonjol because we had planned to stay there. The length of our stay at this hotel was 3 days, 2 nights. As for the hotel has 4 floors.
For this hotel, we chose the 2nd floor. The 2nd floor has 5 rooms. I choose room number papaku and 203. Meanwhile mama, ceceku and Ii Acin choose room number 205.
Activities in the Hotel at night
Every night during the hotel, we take a shower, then sleep.
Day two: Tuesday, June 12, 2012
Activities at the Hotel in the morning
Every morning during his time in the hotel, our first shower, then pray and after breakfast. Furthermore, at approximately 09:00 Arco drive us into tourist attractions.
Tourism Object
Since the first day of our vacation in Bali, we didn’t visit the tourist attractions. On the second day, we visit the various attractions. As the first tourist attractions, our visit Tanjung Benoa beach where there are Zooka, one of the attractions of water sports. Jet skiing, Flying Fish, water sports and Diving is found at Zooka.
At Zooka Jet Ski, I played and Flying Fish, ceceku Jet Ski, Flying Fish, and Diving, Jet skiing, only papaku mama and Ii Acin just Diving.
When you are finished working out the sea, soon we headed over to the Cot Sari, with Moon ride a Tiger Sagara getting there. One of the uniqueness of this ship is in essence there is a glass that serves to peek at the bottom of the sea.
In Moon Cot Sari, as the two attractions we visit, we saw turtles, hedgehog, buruang, until the snake. After everything we see, soon we return to the Zooka, remained aboard the Tiger Sagara.
The Plan Moved Hotels
Regarding our stay at Hotel GCM, Imam Bonjol Street for 3 days 2 nights, then our plan would move the hotel on Wednesday, June 13, 2012. Hence, we continue the Zooka trip to Villa Uluwatu.
Villa Uluwatu has 2 places of lodging (NAE maximum 2 persons), a kitchen and a swimming pool in the Center. However, we are not so stay there because of its central location. Then we decided to continue the journey to the Hotel Guest of the Castle, which also has a swimming pool as a bathtub, but the bathroom has a shower only when compared to hotel GCM most bathrooms have a bathtub. And to stay at the hotel, we had to make a reservation first.
Next Attractions
After making a reservation to stay at the Hotel Puri, soon we went on a trip to the Park, the Garuda Wisnu Kencana Culture as a tourist attraction. There, we saw sculptures such as Lord Vishnu, waters (including water fountains), and others.
Romantic Dinner
Of GWK, soon our dinner at restaurant Cuisine as a second restaurant. There we enjoyed a romantic dinner. What is it? Romantic dinner is the way to dinner on the beach with lit candles on the table at night. The beans are available as one of the menu.
Shopping/Gift Shop
Since the first day we were in Bali, we are not shopping for souvenirs. Then after dinner in restaurant Cuisine, we shopped in Hawaii Bali as a souvenir/gift shop first to sell
clothing, food, souvenirs, and other (Balinese). There, we bought the lunkhead and candied seaweed, Hawaiian shirts, and others.
Back to the Hotel
After shopping in Hawaii Bali, we returned to the hotel as usual. Hence, we do activities in the hotel at night the same as the previous day (Monday, 11 June 2012).

Versi Bahasa Indonesia :
Bali
Hari Pertama: Senin, 11 Juni 2012
Dari Jakarta ke Bali
Dari Bandara Soekarno Hatta, kami sekeluarga naik pesawat AirAsia hingga ke Bandara Ngurah Rai Bali. Pesawat berangkat pukul 13:45 WIB dan mendarat hingga di Bali pukul 15:30 WIB. Ternyata, alasannya waktu di Bali WITA, maka jamnya naik 1 jam dari waktu di Jakarta. Misalnya, kami gres hingga di Bandara ngurah Rai pukul 15:30 WIB, maka waktu di Bali jam 16:30 WITA.
Sejak hingga di Bandara Ngurah Rai Bali, kami bertemu dengan Arco. Ia seorang sopir sekaligus pemandu wisata kami, yang selalu membawa kami ke mana-mana. Lantas, dari sana, kami diantar olehnya menuju ke sebuah hotel.
Hotel dan Restoran Pertama di Bali
Sejak hingga di Bali, Arco mengantar kami ke sebuah hotel. Sebagai hotel pertama, kami check in di Hotel Gangga Con Mansion, Imam Bonjol. Semua barang bawaan kami dititipkan di sana alasannya rencananya kami akan makan malam di sebuah restoran. Sebagai restoran pertama, kami makan malam di restoran Bebek Bengil, Ubud. Ternyata di sana ada teman-teman mamaku, salah seorang di antaranya yaitu Yeni Tenza. Menurutku, angsa kotor rasanya lezat kala disajikan di restoran ini.
Kembali ke Hotel
Setelah makan malam di restoran Bebek Bengil, Ubud, segera kami kembali ke Hotel GCM, Imam Bonjol alasannya kami sudah merencanakan menginap di sana. Lamanya kami menginap di hotel ini yaitu 3 hari, 2 malam. Adapun hotel ini mempunyai 4 lantai.
Untuk hotel ini, kami menentukan lantai 2. Lantai 2 mempunyai 5 kamar. Aku dan papaku menentukan kamar nomor 203. Sedangkan mama, ceceku dan Ii Acin menentukan kamar nomor 205.
Aktivitas di Hotel pada Malam Hari
Setiap malam selama di hotel, kami mandi, lantas tidur.
Hari Kedua: Selasa, 12 Juni 2012
Aktivitas di Hotel pada Pagi Hari
Setiap pagi selama di hotel, mula-mula kami mandi, lantas berdoa dan sesudah itu sarapan. Selanjutnya, pada pukul 09:00 WITA Arco mengantar kami ke objek wisata.
Objek Wisata
Sejak hari pertama kami liburan di Bali, kami tidak mengunjungi objek wisata. Pada hari kedua ini, kami mengunjungi aneka macam objek wisata. Sebagai objek wisata pertama, kami mengunjungi Pantai Tanjung Benoa di mana terdapat Zooka, salah satu objek wisata olahraga air. Jet Ski, Flying Fish, dan Diving yaitu olahraga air yang terdapat di Zooka.
Di Zooka, saya bermain Jet Ski dan Flying Fish, ceceku Jet Ski, Flying Fish, dan Diving, papaku hanya Jet Ski, mama dan Ii Acin hanya Diving.
Setelah selesai berolahraga laut, segera kami menuju ke Moon Cot Sari, dengan naik kapal Windu Sagara hingga ke sana. Salah satu keunikan dari kapal tersebut yaitu di dasarnya terdapat beling yang berfungsi untuk mengintip dasar laut.
Di Moon Cot Sari, sebagai objek wisata kedua yang kami kunjungi, kami melihat penyu, landak, burung-buruang, hingga ular. Setelah semuanya kami lihat, segera kami kembali ke Zooka, tetap naik kapal Windu Sagara yang tadi.
Rencana Pindah Hotel
Berhubung kami menginap di Hotel GCM, Imam Bonjol selama 3 hari 2 malam, maka kami merencanakan akan pindah hotel pada hari Rabu, 13 Juni 2012. Maka dari Zooka, kami melanjutkan perjalanan ke Villa Uluwatu.
Villa Uluwatu mempunyai 2 kawasan penginapan (@ maksimum 2 orang), dapur dan bak renang di tengahnya. Namun, kami tidak jadi menginap di situ alasannya lokasinya yang jauh. Maka kami tetapkan untuk melanjutkan perjalanan ke Hotel Puri Tamu, yang juga mempunyai bak renang sebagai bathtub, namun kamar mandinya hanya mempunyai shower bila dibandingkan dengan hotel GCM yang sebagian kamar mandinya mempunyai bathtub. Dan untuk menginap di hotel tersebut, kami harus melaksanakan reservasi lebih dahulu.
Objek Wisata Selanjutnya
Setelah melaksanakan reservasi untuk menginap di Hotel Puri Tamu, segera kami melanjutkan perjalanan ke Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, sebagai objek wisata yang ketiga. Di sana, kami melihat patung-patung menyerupai Dewa Wisnu, perairan (termasuk air mancur), dan lain-lain.
Romantic Dinner
Dari GWK, segera kami makan malam di restoran Cuisine sebagai restoran kedua. Di sana kami menikmati romantic dinner. Apa itu? Romantic dinner yaitu cara makan malam di pantai dengan lilin menyala di atas meja pada malam hari. Tersedia kacang sebagai salah satu menunya.
Belanja Oleh-Oleh
Sejak hari pertama kami berada di Bali, kami tidak berbelanja oleh-oleh. Maka sesudah makan malam di restoran Cuisine, kami berbelanja di Hawaii Bali sebagai toko buah tangan pertama yang menjual pakaian, makanan, cinderamata, dan lain-lain (khas Bali). Di sana, kami membeli dodol dan manisan rumput laut, kemeja Hawaii, dan lain-lain.
Kembali ke Hotel
Setelah berbelanja di Hawaii Bali, kami kembali ke hotel menyerupai biasa. Lantas, kami melaksanakan acara di hotel pada malam hari sama menyerupai hari sebelumnya (Senin, 11 Juni 2012)

Nantikan artikel menarik lainnya tentang Bahasa Inggris hanya di blog . Mohon dikoreksi bila ada yang salah dan jangan lupa bagikan ke teman-teman kamu.