Peristiwa Malari(Malapetaka 15 Januari 1974)

Fitra Annisa/S/A
Di Peristiwa 15 januari 1974 Menjelang kedatangan perdana menteri Jepang kekuei Tanaka ,pada 15 januari 1974 diJakarta terjadi demonstran besar-besaran mahasiswa yang disusul dengan agresi anarki .Proyek senen sentra perbelelanjaan yang megah ,gedung Toyota astra ,sejumlah took milik pedagang cina dijalan hayam wuruk ,gajah mada, Glodok, Pancaron, jalan Sudirman dan cemapak putih ,terbakar habis kerana agresi tersebut.Geger Jakarta ini mengejutkan jajaran pegawanegeri keamanan dan pemerintahan ,karena itu diberi julukan Malapetaka Lima belas januari yang popular dengan Malari. Peristiwa demostran mahasiswa ini dilatar belakangi oleh keprihatinan mahasiswa hampir disemua kampus.Pada simpulan Repelita I mahasiswa mensinyalir terjadi penyelewengan kegiatan pembangunan nasional yang dilakukan oleh penjabat-penjabat pemerintah.Kebijakan Ekonomi yang cenderung menunjukkan Privilige kepada investor Jepang ,dinilai merugikan rakyat.Apalagi para investor dan orang-prang Jepang yang bekerja diIndoensia berlaku arogan.Kasus krupsi tubuh urusan logistic Bulog yang melahirkan cukongisme ,disorot secara tajam oleh mahasiswa.Rekaan pada tubuh ini sebagai besar ialah orang –orang keturunan cina yang dijuliki cukong yang mendominasi distribusi kebutuhan pokok masyarakat. Dibidang politik ,pemerintah tidak membuka salauaran aspirasi masyarakat lantaran gaya kepemimpianan yang top down[1].

Beberapa lantaran keresahan mahasiswa dan masyarakat ialah pertama adanya tulisan-tulisan dalam harian Nusantara yang mengulas perihal cukongisme ,mengulas mereka yang kaya dan pengaruhya terhadap kekuasaan.Koran ini kemudia dialara ng terbit.Kedua merembesnya ideology New Left dan gerakan mahasiswa New left kiri gres yang anti estabilishment.Obsebsinya untuk menajamin pemimmpin higienis dan berwibawa mereka ingin paling tidak 25 persen kelompook partai sebagai oposisi .Ketiga pada bulan September 1973 jenderal Soemitro mencetuskan gagasan perihal komunikasi dua arah dan teladan kempemimpianan baru.Kedua gagasan inimendapatkan sambutan dari kalangan pencetus mahasiswa dengan pemahamannya sendiri muda ini melahirkan agresi krit ik yang dikemas dalam bentuk diskusi,seminar,dan erte muan informal kampusyang memuncak menjadi pernyataan perilaku dalam bentuk unjuk rasa,pemasangan poster ,serta penyabaran pamphlet dan brosur. Aksi-Aksi mahasiswa ini dimulai semenjak bulan September 1973 .Pada Oktober 1973 ,11 orang delegasi mahasiswa ITB mendatangi pimpinan dewan perwakilan rakyat yang diterima oleh ketua komisi IX ,Djamil Ali. .mereka menyatakan anti koptamtib dan memberikan suarat terbuka kepada wakil rakyat.Isi surat tersebut sebagai berikut. Kami ialah sebagiana dari generasi muda kini,masa yang dipenuhi harapan dan kekecewaan Masa yang kami harap mamabawa kesejahteraan bagi Rakyat ndonesia ..negeri ini negeri yang kondusif hingga kapankah satatus Quo setenagah sob ini terus dipertahankan? Kami tidak mau hanya dijadikan permaianan politik lantaran kamilag pewaris negeri ini Surat delegasi mahasiswa ini ditandatangai oleh ketua Dewan Mahasiswa ITB muslim Tampubollon,Komarudin,ahmad fuad ,tahir mujahidin,danHindrajat.MahasiswaUI pun ikut bergerak .menjelang hari penringatan sumpah perjaka 1973 dan pada oktober panel diskusi yang diadakan diGednung balai budaya Jakarta,yang mengeluarkan petisi 24 okltober 1974 yang berisi lain peringatan dan menyusun starategi gres yang didalamnya terdapat keseimbangan dibidang politik ,social,ekonomi,serta anti kemiskinan ,kebodohan,dan ketidakailan. Segera bebaskan rakyat dari cekaman ketidakpastian pemerkosan hokum merajarela korupis dan penyelewengan kenaikan harga ,dan pengangguran, Dalam menggapi aksi-aksi mahasiswa ini,yang disebutkan sbagai keresahan kampus ,Presiden Soeharto memerintahkan pangkopkamtib jenderalSoemitro untuk melakuakan safari kekampus-kampus guna meredamaksi-aksi mahasiswa yang semakin meningkat dan menanggpi opini yang negative terhadap pemerintah.Pada OLktober 1973 pengkomtatib dating kejawa timur untuk berdialog dengan mahasiswa dan tokoh-tokoh masyarakat jawa timur.Organisasi-organisais mahasiswa mengeluarkan semua unek-unke mengenai kebijakan pemerintah .Mereka dating dari Unoversitas Airlangga ,Universitas merdeka,dan Universitas Djembe[2].
Safari kampus Soemitro dilanjutkan di Yogyakarta. Bertempat dikampus Universitas Gajah Mada ,sepetirti Jawa Timur ,Soemitro melayani semaua pertanyaan mahasiswa .Pertanyaan Mahasiswa yang diantara lain berkenan dengan status Koptamtib dan mahasiswa menuntut biar koptamtib dibubarkan .Salah seorang mahasiswa IAIN ,slamet effendi menayakan dialog-dialog yang dilakulakan pangkoptamtib apakah kerena pemerintah takut akan terjadi revolusi social ibarat terjadi dimuang Thai.Jawaban Soemitro tidak memuaskan yang tidak bergabung dalam dewan mahasiswa ,mereka menamakan diri mahasiswa gelandangan atau mahasiswa jalanan yang ditokohi oleh Anhar gonggong.Menurut kelompok ini dewan mahasiswa tidak sanggup diharapkap bisa menyalurkan aspirasi mahsiswa dan masyarakat.Soemitro berjanji akan berdialog secara khusus dangan kelompok ini. Pada 2 November 1973 pangkopkamtib berdialog dengan mahasiswa sejawa barat di gedung PIAI Bandung yang dihadiri oleh mahasiswa ITB UNPAD,IKIP,UNP,UNISBA.Dialog berlangsung selama enam jam.Dewan sanagtamahasiswa ITB memberikan memorandum yang ditandatangani oleh delapan orang pemimpin dewan. Sangatlah menghawatirkan jikalau untuk hampir setiap pencetus bentuk sponitas kaum muda ,pengusa menyediakan cap baebau vonis yang memungkinkan timbulnya banyak sekali bentukfrustasi. kami khawatir bentuk putus asa yang disebabkan oleh hal tersebut diatas akan membekas dalam jangka waktu yang relative usang serta merusak idealism mereka sebagai generasi penerus. Pada banyak sekali kesempatan soemitro mencetuskkan mengenai konsepsinya perihal komunikasi Dua arah dan teladan kepemimpinan nasional secara utuh.Menginjak bulan desember 1973,aksi-aksi mahasiwa semakin meningkat. Sasarannya antara lain kedutaan besar Jepang di Jalan Thamrin. Mahasiswa hokum UI menyerahkan memorandum yang berjudul mahasiswa menuntut,memorandum mahasiswa menggugat juga disampaikan kepada penja
bat Dapartemen Luar Negeri. Aksi menyerahkan memorandum kepada penjabat pemerintah menjadi modal agresi disamping demokrasi.Ditengah maraknya demonsrasi mahasiswa ,Drs J.P Pronk ,ketua IGGI menembah panasnya situasi. Kedatangan pronk disamping melaksanakan pertemuan dengan para penjabat Indonesia baik direktur maupun legislative serta tokoh-tokoh masyarakat,juga meninjau desa-desa di Yogyakarta.Mahasiswa menilai perilaku pronk sangat Arogan dan colonial.Dalam pertemuannya dengan pimpinan dewan perwakilan rakyat terjadi obrolan yang terkesan bersikap sebagai tuan besar semakin membangkitkan kebencian mahasiswa terhadap derma asing. Pronk:Apakah pengguna derma luar negeri juga dibahas di DPR? Apakah dewan perwakilan rakyat selalu oke dengan Policy pemerintah.? Karena aksi-kasi mahasiswa yang semakin meningkat.pada 1 Desember 1973 ,pelaksanaan khusus panglima koptamtib kawasan Jakarta raya laksusda jaya menyuarakan biar mahasiswa yang melaksanakan agresi semakin nekad. Aksi coret-cotret dilakukan dipelbagai tempat diJakarta. Disamping agresi mahasiswa ,beberapa cendiakiawan antara lain mochtar lubis ,Dorajatun Kuntjoro jakti ,suhadi mangkusumawando,dan Maruli panggabean mengadakan tema gerakan mahasiswa.Pada tanggal 18 desember 1973 ,mahasiswa UI melanggar pernyataan kebulatan te kad untuk memperjuangkan perombakan keadaan kearah kehidupan kenegaraan secara menyeluruh ,yang ditandatangani oleh Hariman Siregar dan Judil Hery. Hari-hari berkutnya agresi mahasiswa bertambah kompak dan solid pada desember 24 desember 173 lebih kurang 200 mahasiswa yang mewakili 12 Dewan mahasiswa ,berangkat dari kampus UI Selemba bergerak menuju Bina Graha dan Cendana ddengan maksud ingin berdialog dengan presiden Soeharto. Hanya 12 orang yang diterima petugas bina garaha.Yaitu para ketua dewan mahasiswa.Akhirnya Presiden Soeharto bersedia mendapatkan delegasi mahasiswa diBandung tidak kunjung surut.Aksi temple plakat dilakukan disekitar kampus UNPAD,ITB,dan beberapa temapt yang gampang dilihat oleh masyarakat. Sementara itu,para ketua Dewan Mahasiswa ,dicirebon ,pada 30 Desember 1973 berhasil merumuskan Deklerasi Mahasiswa yang memorandum yang berisi biar pemerintah melaksanakan kepemimpinan terbuka yang ditandatangani oleh 15 orang ketua dewan mahasiswa dan memorandum tuntutan mahasiswa yang dirumuskan oleh 10 januari 1974.[
3].
Pada 11 januari Presiden mengadakan obrolan dengan mahasiswa selama dua jam.Pada kesempatan itu para Ketua Dewan Mahasiswa menyerahkan memorandum tuntutan mahasiswa yang terdiri atas enam poko,antara lain sebagai berikut 1. Pola pembangunan yang beriontasi kepada keadilan social dan memakmuran bagi rakyat babnyak. 2. Terwujudnya iklim politik yang berdasarkan demokrasi sehingga pemerintahan benar-benar milik rakyat untuk kepentingan rakyat. 3. pembangunan hokum untuk tegaknya tertib hokum dan prosedur peradilan yang tidak memihak dimana setiap warga Negara memiliki kedudukan yang sama dimata hokum. 4. pembatasan segala bbentuk kemewahan dan mencegah serta mengadakan pemberantasan korupsi. Sekalipun telah bertemu dengan presiden ,sentiment anti modal abnormal semakin menguat.Pada 12 januari 1974 sejumlah mahasiswa berkumpul dikampus UKI jalan Diponogoro melaksanakan apel siaga dengan memperabukan dua patung kertas yang diberi nama Imperalisme Ekonomi Jepang dan Anjing Tokyo serta menggelar poster-poster yang be rnada anti Jepang. Langit makin mendung rakyat berkabung Minggu ini penjajah eknomi berkunjung Lapor :Indonesia siap jual. Perdana menteri kakuei Tanaka tiba diJakarta pada hari Senin 14 Januari 1974 ,dan para mahasiswa menyambutnya dengan memblokade jalan keluar Bandar udara Kemayoran.pada keesokan harinya terjadi demokrasi mahasiswa secara besar-besaran lewat jalan Thamrin menuju arah istana.panglima Koptamtib I yang mendapatkan laporan adanya demontrasi bergegas mencegat mereka diBundaran Air Mancur didepan Bank Indonesia ,agar tidak memasuki kawasa dan kerusuhan. Demontrasi mahasiswa berhasil ditahan oleh Soemitro; Saya mengerti aspirasi saudara-saudara.saya mengerti unek-unek kalian percayakan soal itu kepada saya .kalian percaya atau tidak pada saya?” ”percaya !” Demonstran kemudian berbalik arah. Bekaitan dengan insiden ini beberapa orang ditahan ,antara lain Hariman Siregar ,Marsilam Simanjuntak,Dorojatun Kuntro jakti ,fahmi idris,Imam Waluyo ,dan H.J.C Princen.Selain itu berkaitan dengan insiden ini pula ,pangkoptambtib Jenderal Soemitro mengundurkan diri ,dan penjabat panglima Kopkamtib diambil kembali oleh Presiden Soeharto.Laksama Soedomo yang semula menjadi Wakil panglima ditunjuk sebagai Kapala staf Kopkamtib[4].
Dalam rangka ini, Hatta sanggup memahami mengapa terjadi insiden yang disebut insiden Malari ( Malapetaka 15 Januari 1974 ). Peristiwa itu beberapa bulan sebelumnya didahului oleh gelombang – gelombang demmokrasi mahasiswa yang pada tanggal 15 Januari itu pada simpulan kedatangan perdana menteri Jepang Tanaka ke Jakarta, jadinya berubah menjadi pengerusakan banyak sekali toko dan pasar (Showroom Astra di Jalan Sudirman dan Pasar sene n yang gres dibangun, juga beberapa kendaraan beroda empat dirusak dan dibakar. Hatta menyampaikan ” insiden ini tidak saja bekerjasama dengan gerakan Mahasiswa yang diboncengi oleh rakyat termasukBaru kaum per Oampok dari pada kekesalan hati rakyat terhadap orang – orang China yang memegang kekuasaan ekonomi lantaran besar lengan berkuasa modalnya.”. Ia bukannya oke dengan pengerusakan itu, juga tidak walau dihadapkan kepada orang – orang China, lantaran dengan begitu, ” cita – cita kita dari semulanya, supaya warga Negara Indonesia orisinil & warga negara keturunan Tionghoa hidup menyebelah dengan tenang tidak akan tercapai. Oleh lantaran itu, Ia mengusulkan kepada Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin biar pasar yang sudah dibangun baru, jangan diberikan kepada pedagang yang menunjukkan penawaran tinggi, lantaran hal itu berarti bahwa pasar itu akan jatuh pada pedagang China. Tentu penggalan terbanyak disediakan untuk pedagang Indonesia orisinil dan sewanya ditentukan pula berdasarkan keadilan social. Orang Cina harus bayar lebih tinggi dari pada Indonesia asli. Sayang, Hatta tidak dikemukakan tuduhan pihak lain yang mungkin men – cap pendapat ini sebagai disskriminasi. Tetapi Ia yakin dengan cara demikian, lambat laun semua pedaagang yang bertetangga lebih kenal mengenal dan lenyapnya iri hati oleh kekuasaan. Ia selanjutnya lagi lagi menyalahkan para ekonom muda atau teknokrat muda tadi perihal perkembangan ini kekhilafan Orde gres dibawah teknokrat muda katan Generasi muda kita kelihatannya sangat paham akan arti pembangunan bagi hari kedepan mereka .mereka mengerti bahwa dilarang ada dana yang tebuang percuma atau dipergunakan untuk proyek-proyek yang tidak eksklusif merasang produksi dan kemakmuran rakyat banyak .mereka pun paham sekali paham sekali akan pentingnya pendidikan dalam perjuangan akselerasi 25 tahun yang dicanangkan selama ini .Mereka bernafsu untuk mendekati segala hal dengan pikiran rasional dan ilmiah oleh keran itu ,mereka berdiri dan memprotes proyek miniatur yang penelitian kemungkinan kemungkianan teknis dan irit amat sangat mentah
mereka berdiri memprotes pemakain dana yang sangat besar dan tidak diarahkan sempurna pada target perkembangan ekonomi,mereka menolak proyek –proyek yang kurang rasional dan tidak sesuai dengan skala prioritas dan tak sempurna waktunya[
5].
Pada bulan November 1969 ,DPR –GR mengeluarkan undang-undang pemilihan umum yang memutuskan keanggotaan dari tubuh legislatif yang gres dewan perwakilan rakyat .DPR ditetapkan terdiri atas 360 anggota yang dipilih ,ditambah 100 anggota yang diangkat.
Ada sedikit keraguan perihal kemungkinan hasil yang akan dipeloreh pada pemilihan umum ,karena kritik public terhadap rezim dan keluarga presiden kian meningkat. Meskipun banyak seorang memandang Soeharto sendiri mengagumkan ,istrinya siti Hartinah Soeharto (1923-93) ,lebih dikenal dengan Ibu Tien ,dipercaya secara luas banyak memanfaatkan posisi suaminya untuk laba financial.Dia mengetahui beberapa yayasan dengan investasi bisnis yang besar.Saudara kandung Soeharto Probosutedjo (1930) dan saudara tiri Soeharto ,Sudwikatmono 1934 juga membuatkan karir bisnis.Banyak orang percaya bahwa kesuksesan mereka lebih lantaran efek kedudukan mereka sebagai kerabat presiden ,bukan lantaran kepintaran mereka dalam berbisnis.Demontrasi para mahasiiswa terhhadap kenaikan harga dan korupsi menempatkan mahasiswa sebagai oposisi eksklusif terhadap pemerintah.Pada bulan Juni 1970,sebuah tim anti korupsi yang dipimpin mantan perdana Menteri perdana menteri Wilopo ,bersama dengan hatta sebagai seorang anggota,melaporkan bahwa korupsi sedah menyebar kemana-mana.Tim itu kemudian dibubarkan tanpa tindakan bearti yang dilakukan. Ali Murtopo ,Amir Mahmud (menteri dalam negeri yang bertanggung jawab mengurus birokasi )dan kopkamtib ditugaskan memastikan kemenangan golkar dalam pemilihan umum.Koptamtib menyarin kandidat semua partai dan mendiskualifikasikan sekitar 20 % lantaran tidak dipercaya secara politik.
Elit penguasa ternyata tidak setanggung ibarat yang pemerintah sendiri dan pendukung luarnya percayai dan harapkan.Pada awal tahun 1970 an kemakmuran yang melimpah pada segelitir elite dan sekutu cukong Cina mereka mengundang banyak sekali reaksi ,mulai dari banyolan –lelucon politik yang tersebar luas hingga demotrasi mahasiswa dan kekerasan anti-cina Persaingan faksi didalam pemerintahan terbawa-bawa dalam urusan public ,terutama menegenai peranan Jepang .Jepang mangambil 53 % ekspor Indoensia pada tahun 1973 (71 % diantaranya berupa minyak dan memasok 29 % impor Indonesia.Di samping itu ,Jepang lebih menonjol lantaran investasi mereka yang meningkat pada Indutsri pabrik jawa ,yang tetap menghambat pertumbuhan pribumi .Jepang dipandang secara luas sebagai pemeras ekonomi Indonesia,dibantu oleh orang yang bersahabat dengan istana kepresidenan.Kritik dilontarkan terutama kepada Ali Murtopo dan salah satu kolega terdekat Soeharto lainnya,mayjen Sudjono Humardi (1919-89),yang dianggap sebagai pimbingan mistis presiden dan juga prantara bagi para investor abnormal (teruatama Jepang.)dan mencari kebaikan hati pemerintah.Mereka menghadapi kepala Koptamtib jen Soemitro 1927-98 yang membuka diri untuk berdialog dengan pengkritik rezim[6].
Kunjungan perdana menteri Tanaka Kakuei Ke Jakarta pada bulan Januari 1974 memicu kerusuhan yang paling jelek diIbu Kota semenjak Kejatuhan Sukarno ,sebuah insiden yang dikanal dengan Malari (Malapetaka Januari).Para mahasiwa dan perjaka kota yang miskin memperabukan sekita 800 kendaraan beroda empat dan 100 gedung,dan merompok banyak toko yang menjual produk –produk jepang.Di lain tempat ,diperkirakan 20.000 orang mengelilingi istana kepresidenan.Baru sesudah hari kedua insiden inilah koptamtib bertindak ,penundaan yang menambah kecurigakan bahwa Soemitro bermurah kati kepada para demontsran atau berusahha memakai kritis negara untuk kepentingan politiknya. Pemerintah mengawasi insiden ini dengan sangat serius.Pada 17 januari ,kerusushan bisa diredakan.Untuk pertema kalinya ,alih-alih menunduh orang –orang komunis sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam kerusushan itu,pemerintah mengalamatkan kecamatanya kepada para mantan pencetus masyumi dan PSI.Koptamtib menahan 770 orang hampir semuanya dibebaskan pada bulan Mei 1976 .Namun tiga tokoh mahasiswa dijebloskan kedalam penjara dengan buki yang merragukan.Di antara orang yang ditahan ialah Moctar lubis.Surat kabarnya,Indonesia Raya,ditutup ,seperti juga Pedoman ,Abadi,dan delapan suarat kabat lainya.Soemitro diberhentikan dari Koptamtib ,yang lagi-lagi diambil alih eksklusif oleh Soeharto dengan Laksama Sudomo sebagai kepala stafnya[7].
Daftar Kutipan
[1]Heru cahyono,”Peristiwa 15 januari 1974.pustaka sinar harapanNugroho natosusanto,”sejarah nasional indonesi VI.”jakarta.balai pustaka’2008
[2]Atmakusuma ,Di harian indonesia.”jakarta.yayasan obor indonesia,1997
[3]Nugroho natosusanto,”sejarah nasional indonesi VI.”jakarta.balai pustaka’2008
[4]Batarato bandaro,”indonesia selama orde baru.surakarta.bumi abjad
[5]Delia noere,Muhammad hakta,biografi politik,jakarta lp3es,1990
[6] http//wikipedia.com