Perjalanan Hidup Susilo Bambang Yudoyono (Sby)

Zulian.s/S/A

Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY dilahirkan pada tanggal 9 September 1949 di dusun Tremas, desa Arjosari, Pacitan – Jawa Timur. SBY atau dalam keluarganya dipanggil “Sus” dilahirkan dari pasangan orang bau tanah Raden Soekotjo (ayah) dan Siti Habibah (ibu). Jika ditelisik silsilahnya dari pihak ayah maka masih ada relasi darah dengan Pakubuwana dan trah Hamengkubuwana II.

SBY menghabiskan masa kecil dan remajanya di Pacitan. Kemudian ia melanjutkan pendidikannya di Akademi Militer Indonesia atau Akabri dan lulus tahun 1973 menjadi lulusan terbaik dan menerima penghargaan Adhi Makayasa dan Tri Sakti Wiratama yang berarti mempunyai prestasi campuran tertinggi yaitu mencakup prestasi mental, fisik dan intelektual.
Setelah lulus dari Akabri, tahun 1974 hingga 1976, SBY memulai karir di Dan Tonpan Yonif LINUD 330 Kostrad. Tahun 1976, SBY mengambil kuliah di Airborne School dan US Army Rangers, American Language Course (Lackland-Texas), Airbone and Ranger Course (Fort Benning) Amerika Serikat.Berikut ini yaitu rangkuman pendidikan yang ditempuh oleh Susilo Bambang Yudhoyono.[1]
Akademi Angkatan Bersenjata RI (Akabri) tahun 1973
American Language Course, Lackland, Texas AS, 1976
Airbone and Ranger Course, Fort Benning , AS, 1976
Infantry Officer Advanced Course, Fort Benning, AS, 1982-1983
On the job pembinaan di 82-nd Airbone Division, Fort Bragg, AS, 1983
Jungle Warfare School, Panama, 1983
Kursus Senjata Antitank di Belgia dan Jerman, 1984
Kursus Komando Batalyon, 1985
Sekolah Komando Angkatan Darat, 1988-1989
Command and General Staff College, Fort Leavenworth, Kansas, AS
Master of Art (MA) dari Management Webster University, Missouri, AS
Doktor dalam bidang Ekonomi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB), tahun 2004
A.Biografi SBY Dalam Karir Politik
Sepak terjang SBY dalam bidang politik dimulai ketika ia ditunjuk oleh fraksi ABRI dalam sidang umum MPR 1998 sebagai pembicara. Kemudian pada bulan Oktober 1999, SBY diangkat sebgai Menteri Pertambangan dan Energi dalam kabinet Presiden Abdurrahman Wachid atau GusDur. Kemudian sesudah menjabat selama setahun, Susilo Bambang Yudhoyono diangkat menjadi Menteri Koordinator Politik, Sosial, dan Keamanan atau disingkat Menko Polsoskam. Saat ia menjabat sebagai Menko Polsoskam, ia ditugasi untuk menertibkan kembali kondisi politik yang juga mensugesti kondisi keamanan bangsa akhir gejolak 1998.Akan tetapi hal itu hanya berlangsung selama lima hari. Kemudian Abdurrahman Wachid menggantinya menjadi Menteri Dalam Negeri atau Menteri Perhubungan. Namun jabatan itu ditolak oleh SBY sebab bukan disitu keahlian beliau.
Kemudian ketika Megawati Soekarno putri menjabat sebagai Presiden menggantikan Abdurrachman Wachid, ia ditunjuk menjadi Menko Polkam namun jabatan itu juga ditolaknya. Akhirnya ia berinisiatif untuk mendirikan partai Politik yaitu Partai Demokrat. Partai Demokrat yang berdiri pada tanggal 9 September 2002 semakin menciptakan jalur politiknya sebagai Calon Presiden mejadi lancar. Pada Pemilu tahun 2004, Susilo Bambang Yudhoyono Bersama Jusuf Kalla menang atas Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi. Dan SBY yaitu Presiden RI pertama yang dipilih eksklusif oleh rakyat dengan perolehan bunyi mencapai 60,9%. SBY-JK menduduki dingklik sebagai Presiden dan Wakil dalam periode 2004 – 2009.
Pada pemilu 2009 SBY kembali terpilih sebagai Presiden dengan menggandeng Budiyono yang merupakan orang iluar partai politik sebagai wakilnya
. Dalam karirnya sebagai Presiden RI, banyak program-program ia yang sudah dilahirkan. Seperti layanan SMS Presiden yang dicetuskan pada bulan Juni 2005 dimana rakyat sanggup eksklusif ber SMS dengan Presidennya ke nomor 0811109949, namun hanya sehari nomor ia mengalami eror sebab banyaknya sms yang masuk sehingga layanan sms diganti ke nomor 9949 dimana itu yaitu nomor dari tanggal kelahirannya.[2]
B.Twitter SBY
Selain sms, Presiden juga menciptakan twitter pribadi @SBYYudhoyono, dan pada tanggal 13 April 2013, SBY mengirimkan twit pertamanya yang berisi “Halo indonesia saya bergabung ke dunia twitter untuk menyebarkan sapa pandangan dan ilham salam kenal *SBY*”. Melalui twitter ini SBY berusaha untuk lebih bersahabat dengan rakyat dan sanggup mendengar keluh kesah rakyat secara langsung, ia juga bersedia dikritik melalui twitternya.
C.Ringkasan Karir Susilo Bambang Yudhoyono
Dan Tonpan Yonif Linud 330 Kostrad (1974-1976)
Dan Tonpan Yonif 305 Kostrad (1976-1977)
Dan Tn Mo 81 Yonif Linud 330 Kostrad (1977)
Pasi-2/Ops Mabrigif Linud 17 Kujang I Kostrad (1977-1978)
Dan Kipan Yonif Linud 330 Kostrad (1979-1981)
Paban Muda Sops SUAD (1981-1982)
Komandan Sekolah Pelatih Infanteri (1983-1985)
Dan Yonif 744 Dam IX/Udayana (1986-1988)
Paban Madyalat Sops Dam IX/Udayana (1988)
Dosen Seskoad (1989-1992)
Korspri Pangab (1993)
Dan Brigif Linud 17 Kujang 1 Kostrad (1993-1994)
Asops Kodam Jaya (1994-1995)
Danrem 072/Pamungkas Kodam IV/Diponegoro (1995)
Chief Military Observer United Nation Peace Forces (UNPF) di Bosnia-Herzegovina (sejak awal November 1995)
Kasdam Jaya (1996-hanya lima bulan)
Pangdam II/Sriwijaya (1996-1997) sekaligus Ketua Bakorstanasda
Asospol Kassospol ABRI/wakil Ketua Fraksi ABRI MPR (Sidang Umum MPR 1998)
Kassospol ABRI/ Ketua Fraksi ABRI MPR (Sidang spesial MPR 1998)
Kepala Staf Teritorial (Kaster ABRI (1998-1999)
Menteri Pertambangan dan Energi (sejak 26 Oktober 1999)
Menteri Koordinator Politik Sosial Keamanan(Pemerintahan Presiden KH Abdurrahman Wahid)
Menteri Koordinator Politik Dan Keamanan(Pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri) mengundurkan diri 11 Maret 2004
Presiden Republik Indonesia (2004-2014)
D.Penghargaan SBY
Tri Sakti Wiratama (Prestasi Tertinggi Gabungan Mental Fisik, dan Intelek), 1973
Adhi Makayasa (lulusan terbaik Akabri 1973)
Satya Lencana Seroja, 1976
Honor Graduate IOAC, USA, 1983
Satya Lencana Dwija Sista, 1985
Lulusan terbaik Seskoad Susreg XXVI, 1989
Dosen Terbaik Seskoad, 1989
Satya Lencana Santi Dharma, 1996
Satya Lencana United Nations Peacekeeping Force (UNPF), 1996
Satya Lencana United Nations Transitional Authority in Eastern Slavonia, Baranja, and Western Sirmium (UNTAES), 1996
Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, 1998
Bintang Yudha Dharma Nararya, 1998
Wing Penerbang TNI-AU, 1998
Wing Kapal Selam TNI-AL, 1998
Bintang Kartika Eka Paksi Pratama, 1999
Bintang Yudha Dharma Pratama, 1999
Bintang Dharma, 1999
Bintang Maha Putera Utama, 1999
Tokoh Berbahasa Lisan Terbaik, 2003
Bintang Asia (Star of Asia), 2005, oleh BusinessWeek
Bintang Kehormatan Darjah Kerabat Laila Utama, 2006, oleh Sultan Brunei
Doktor Honoris Causa, 2006, oleh Universitas Keio
Darjah Utama Seri Mahkota, 2008, oleh Yang DiPertuan Agong Tuanku Mizan Zainal Abidin
100 tokoh Berpengaruh Dunia 2009 kategori Pemimpin & Revolusioner Majalah TIME, 2009, oleh TIME
Knight Grand Cross in the Order of the Bath, 2012, oleh Ratu Elizabeth II.
Susilo Bambang Yudhoyono juga pernah dicalonkan untuk menjadi peserta penghargaan Nobel perdamaian 2006 bersama dengan Gerakan Aceh Merdeka dan Martti Ahtisaari atas inisiatif mereka untuk perdamaian di Aceh
. Selain itu, Susilo Bambang Yudhoyono telah mendapatkan gelar Doktor Honoris Causa sebanyak 7 kali, yaitu:
Doktor Honoris Causa Bidang Hukum dari Universitas Webster, Inggris. (2005)
Doktor Honoris Causa Bidang Politik dari Universitas Thammasat, Thailand. (2005)
Doktor Honoris Causa Bidang Pembangunan Pertanian Berkelanjutan dari Universitas Andalas, Indonesia. (2006)
Doktor Honoris Causa Bidang Pemerintahan dan Media dari Universitas Keio, Jepang. (2006)
Doktor Honoris Causa Bidang Ekonomi dari Universitas Tsinghua, China. (2012)
Doktor Honoris Causa Bidang Perdamaian dari Universitas Utara Malaysia, Malaysia. (2012)
Doktor Honoris Causa Bidang Kepemimpinan dan Pelayanan Publik dari Universitas Teknologi Nanyang, Singapura. (2005)[3]
E.Musik
Susilo Bambang Yudhoyono juga sangat menyukai musik. Dimasa mudanya ia pernah menjadi anggota grup band Gaya Teruna. Kemudian ditahun 2000, SBY sempat menelorkan tiga album yaitu :
Tahun 2007, ia merilis album musik pertamanya yang berjudul Rinduku Padamu. Album ini yaitu kumpulan lagu cinta dan religius. Album 10 lagu ini melibatkan beberapa penyanyi papan atas Indonesia.
Tahun 2009, bersama Yockie Suryoprayogo, Yudhoyono merilis album Evolusi.
Tahun 2010, ia merilis album ketiga berjudul Ku Yakin Sampai Di Sana.
F.Karya Tulis SBY
Selain sebagai musisi dan politikus, SBY juga bahagia menulis. Berikut ini yaitu hasil karya tulis ia :
Yudhoyono, Susilo Bambang (2000). In Noeh, Munawar Fuad; Mustofa, Kurdi. Mengatasi Krisis, Menyelamatkan Reformasi (dalam bahasa Indonesian) (ed. 2nd). Jakarta: Pusat Pengkajian Etika Politik dan Pemerintahan. ISBN 979-9357-00-4.Yudhoyono, Susilo Bambang (2004). Taman Kehidupan: Kumpulan Puisi (dalam bahasa Indonesian) (ed. 2nd). Jakarta: Yayasan Nida Utama. ISBN 979-96431-8-X.
Yudhoyono, Susilo Bambang (2004). Revitalizing Indonesian Economy: Business, Politics, and Good Governance. Bogor: Brighten Press. ISBN 979-96431-5-5.
Yudhoyono, Susilo Bambang (2005). Transforming Indonesia: Selected International Speeches (ed. 2nd). Jakarta: Office of Special Staff of the President for International Affairs in co-operation with PT Buana Ilmu Populer. ISBN 979-694-876-1.
G.Keluarga SBY
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau Presiden SBY menikah dengan Ibu  Kristiani Herrawati atau Ibu Ani Yudhoyono yang merupakan anak wanita ketiga Jenderal (Purn) Sarwo Edhi Wibowo (alm). Dari ijab kabul ini ia dikaruniai dua orang putera yaitu Agus Harimurti Yudhoyono (lahir 1978) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (lahir 1980).
Agus yaitu lulusan dari Sekolah Menengan Atas Taruna Nusantara tahun 1997 dan Akademi Militer Indonesia tahun 2000. Seperti ayahnya, ia juga mendapatkan penghargaan Adhi Mekayasa dan seorang prajurit dengan pangkat Lettu Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat yang bertugas di sebuah batalion infantri di Bandung, Jawa Barat. Agus menikahi Anissa Larasati Pohan, seorang aktris yang juga anak dari mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia. Sejak pertengahan 2005, Agus menjalani pendidikan untuk gelar master-nya di Strategic Studies at Institute of Defense and Strategic Studies, Singapura. 
Anak yang bungsu, Edhie Baskoro lulu
s dengan gelar ganda dalam Financial Commerce dan Electrical Commerce tahun 2005 dari Curtin University of Technology di Perth, Australia Barat.Agus Harimurti dan Annisa Pohan dikaruniai seorang puteri manis yang berjulukan Almira Tunggadewi YudhoyonoSedangkan Edhie Baskoro Yudhoyono menikahi puteri dari Hatta Rajasa yang merupakan ketua umum PAN yaitu Siti Rubi Aliya Rajasa yang kemudian dikaruniai putera yang berjulukan Airlangga Satriadhi Yudhoyono.[4]
DAFTAR PUSTAKA
[1]Faisal, Sanafiah. 1989. Sistem Politik Indonesia, CV. Rajawali. Jakarta.
[2]Karim M, Rusli. 1991. Perjalanan Partai Politik di Indonesia : Sebuah Potret Pasang Surut, CV. Rajawali. Jakarta.
[3]LP3ES. 1995. Analisa Kekuasaan Politik di Indonesia, PT. Pustaka LP3ES Indonesia. Jakarta
[4]Nugroho Notosusanto,”Sejarah Nasional Indoensia VI ”,Jakarta:Balai Pustaka ,2008 hlm234