Rezeki Praktis Terbuka Dan Lancar Dengan Zikir Ini !! Hafalkan Dan Amalkan

Sahabat Pintar Pintar, Rutinitas apa yang rutin kita lakukan pada pagi hari? Apakah Memasak, mencuci, atau membersihkan rumah? Sudah biasa! Lalu, hal apa yang pertama diingat ketika berdiri pagi? Masalah pekerjaan, anak, atau pendidikan? Hmmm kemudian Allahnya kapan?


Mau rezeki terus terbuka dan lancar? Berzikirlah ! Zikir itu yaitu jalan pintas atau jalan termudah untuk mendekatkan diri kepada Allah. Karena zikir tidak terbatas ruang dan waktu. Setiap ketika kita bisa melakukannya. Bukan hanya sehabis shalat fardhu bahkan ketika menunggu maupun di sela-sela kegiatan kerja kita bisa berzikir.
Yuk mulai kini biasakan mengingat Yang Mahakuasa ketika pertama kali membuka mata dengan bacaan zikir di bawah ini.
1.  Membaca ayat Kursi (Al-Baqarah ayat 255)
Sahabat Pintar Ummi, ayat Kursi dipercaya sebagai ayat-ayat ampuh untuk mengusir setan. Selain itu, manfaat apa lagi yang bisa kita dapatkan ketika membaca ayat Kursi? Dalam sebuah hadits diriwayatkan manfaat membaca ayat Kursi pada pagi atau sore hari.
 “Barangsiapa membacanya di pagi hari maka akan dilindungi dari (gangguan) jin hingga sore, dan barangsiapa yang membacanya di sore hari maka akan dilindungi dari gangguan mereka (jin).” (HR. Al-Hakim 1/562 dan dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albaniy dalam Shahih At-Targhiib wat Tarhiib 1/273)

2.  Membaca surat Al-Ikhlaash, Al-Falaq, dan An-Naas

“Barangsiapa yang membacanya tiga kali ketika pagi dan ketika sore maka dia akan dicukupi dari segala sesuatu.” (HR. Abu Dawud 4/322, At-Tirmidziy 5/567, lihat Shahih At-Tirmidziy 3/182)
Ketiga surat di atas terhitung surat-surat yang pendek dan gampang dihapal. Ternyata faedahnya sangat banyak ya, bahkan Yang Mahakuasa menjanjikan aneka macam kebutuhan kita terpenuhi jikalau membaca ketiga surat ini. Masyaallah
3.  Membaca sayyidul istighfar

Dari Syaddad bin Aus radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dia bersabda, “Penghulu istighfar yaitu apabila engkau mengucapkan:

“Allahumma anta robbi laa ilaha illa anta, kholaqtani wa ana ‘abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu. A’udzu bika min syarri maa shona’tu, abuu-u laka bini’matika ‘alayya, wa abuu-u bi dzanbi, faghfirliy fainnahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta”
Terjemah : “Ya Allah! Engkau yaitu Rabbku, tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali Engkau. Engkaulah yang menciptakanku. Aku yaitu hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan saya mengakui dosaku, oleh alasannya itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau].” (HR. Bukhari no. 6306)
Adapun manfaat dari membaca zikir di atas diperkuat dalam hadits riwayat Bukhari yang artinya :
“Barangsiapa mengucapkannya pada siang hari dan meyakininya, kemudian dia mati pada hari itu sebelum waktu sore, maka dia termasuk penghuni surga. Dan barangsiapa mengucapkannya pada malam hari dalam keadaan meyakininya, kemudian dia mati sebelum waktu pagi, maka dia termasuk penghuni surga.” (HR Bukhari)
Alangkah baiknya jikalau kita memulai hari dengan sesuatu yang baik dan bermanfaat bagi diri kita pada khususnya. Bahkan Yang Mahakuasa pun menjanjikan aneka macam pahala atas amalan-amalan yang terlihat sepele di mata kita. Semoga kita termasuk hamba-Nya yang bersyukur. Aamiin
4. Salah satu Asmaul Husna yang di amalkan yaitu Ya Fattah Ya Razzaq
Al Fattah
Arti dari Asmaul Husna ini yaitu pembuka. Jika diamalkan secara rutin bisa membuka rezeki, membuka jodoh, membuka jalan usaha, membuka pikiran yang tertutup, membuka langit, membuka ampunan. Apa saja yang terasa tertutup dan kita ingin membukanya dengan izin Yang Mahakuasa maka zikir mengulang-ulang nama Yang Mahakuasa Ya Fattah bisa dilakukan.
Bagi yang belum punya jodoh, zikir ini berarti memohon biar dibukakan jodohnya, dipertemukan dengan orang tepat dan bisa membimbing dan dibimbingnya menuju jalan Allah.
Bagi yang belum punya anak, zikir ini berarti memohon biar diberi kesempatan mempunyai buah hati dari rahim sendiri.
Ar Razzaq
Ya Razzaq yaitu Maha Pemberi rezeki. Kita semua tahu bahwa Yang Mahakuasa lah yang memberi rezeki. Jika diamalkan secara rutin maka rezeki insya Yang Mahakuasa akan terus mengalir dan tiba dari daerah yang tak disangka-sangka, dibebaskan dari persoalan keuangan dan sebagainya.
Bagi orang yang rezekinya seret, susah, mandek, terhambat bisa mengamalkan zikir ini biar rezekinya lancar dan berkah.
Bagi yang mempunyai anak, bisa membaca zikir ini biar anak yang dikandungnya atau dididiknya menjadi anak saleh, tidak bandel, bermanfaat dan bisa jadi tiket buat mengantar orangtuanya ke pintu surga
Jangan Sampai Tempuh Cara yang Haram
Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ رُوْحَ القُدُسِ نَفَثَ فِي رَوْعِي إِنَّ نَفْسًا لاَ تَمُوْتَ حَتَّى تَسْتَكْمِلَ رِزْقُهَا ، فَاتَّقُوْا اللهَ وَأَجْمِلُوْا فِي الطَّلَبِ ، وَلاَ يَحْمِلَنَّكُمْ اِسْتَبْطَاءَ الرِّزْقُ أَنْ تَطْلُبُوْهُ بِمَعَاصِي اللهَ ؛ فَإِنَّ اللهَ لاَ يُدْرِكُ مَا عِنْدَهُ إِلاَّ بِطَاعَتِهِ
“Sesungguhnya ruh qudus (Jibril), telah membisikkan ke dalam batinku bahwa setiap jiwa tidak akan mati hingga tepat ajalnya dan dia habiskan semua jatah rezekinya. Karena itu, bertakwalah kepada Yang Mahakuasa dan perbaguslah cara dalam mengais rezeki. Jangan hingga tertundanya rezeki mendorong kalian untuk mencarinya dengan cara bermaksiat kepada Allah. Karena rezeki di sisi Yang Mahakuasa tidak akan diperoleh kecuali dengan taat kepada-Nya.” (HR. Musnad Ibnu Abi Syaibah 8: 129 dan Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir 8: 166, hadits shahih. Lihat Silsilah Al-Ahadits As-Shahihah no. 2866).
Dalam hadits disebutkan bahwa kita diperintah untuk mencari rezeki dengan cara yang baik atau diperintahkan untuk “ajmilu fit tholab”. Apa maksudnya?
Janganlah berputus asa ketika belum mendapat rezeki yang halal sehingga menempuh cara dengan maksiat pada Allah. Jangan hingga kita berucap, “Rezeki yang halal, mengapa sulit sekali untuk datang?”
Jangan hingga engkau mencelakakan dirimu untuk sekedar meraih rezeki.
Jadi sobat dakwah, Intinya alasannya tidak sabar. Seandainya mau bersabar mencari rezeki, tetap Yang Mahakuasa beri alasannya jatah rezeki yang halal sudah ada. Semoga bermanfaat