Sejarah Terbentuknya Uud Di Amerika Serikat (Usa)

JAN FEBRI PUTRADO PURBA/PIS/B/15

            Sejarah terbentuknya Undang-Undang Dasar di Amerika serikat memakan waktu yang panjang yaitu sekitar 200 tahun. Undang-Undang Dasar tersebut telah menuntun proses perubahan di banyak sekali forum pemerintahan dan menjadi dasar stabilitas politik,kebebasan individu,pertumbuhan ekonomi dan kemajuan sosial.

            Undang-Undang Dasar Amerika yaitu aturan tertulis tertua di dunia yang masih berlaku dan menjadi rujukan bagi banyak undang-undang dasar lainya di dunia.Kekuatan Undang-Undang Dasar tersebut terletak pada sifatnya yang sederhana dan luwes mulanya dirancang pada simpulan era ke-18 sebagai sebuah kerangka kerja memerintah 4 juta orang di 13 negara penggalan yang berbeda di sepanjang pesisir Atlantik.Aturan-aturan dasarnya gampang dipahami,hanya dengan 27 amandemen sekarang telah sanggup melayani kebutuhan lebih dari 260 juta warga Amerika di lebih 50 negara penggalan yang beragam,yang terentang mulai dari lautan Atlantik sampai Pasifik.Tapi jalan menuju Undang-Undang Dasar tidaklah lurus dan mudah.Konsep awalnya muncul tahun 1787.
Mempersatukan rakyat yang beragam      
            Tujuan awalnya dari Undang-Undang Dasar yaitu membuat sebuah pemerintahan terpilih yang berpengaruh dan yang menanggapi pribadi kehendak rakyat.Konsep pemerintahan itu sendiri(self-govermment) memang tidak orisinil berasal dari Amerika Karena pada masa itu bentuk serupa sudah ada di Inggris.Tetapi bahwa Undang-Undang Dasar tetapkan Amerika Serikat diperintah oleh rakyatnya yaitu suatu hal yang unik,bahkan revolusioner,jika dibandingkan dengan pemerintahan lainya di dunia.Ketika Undang-Undang Dasar telah diberlakukan,rakyat Amerika mempunyai keahlian cukup baik dalam seni memerintah diri sendiri.Jauh sebelum kemerdekaan diproklamirkan,daerah-daerah koloni telah berfungsi sebagai unit-unit pemerintahan,yang diatur oleh rakyat.
 setelah Revolusi di mulai antara antara 1 Januari 1776 dan 20 April 1777-10 dari 13 negara penggalan telah memakai konstitusi mereka sendiri.Banyak negara penggalan mempunyai gubernur yang dipilih oleh legislatif negara bagian.Dan anggota legislatif tersebut dipilih melalui bunyi terbanyak.Sehingga mereka yang dipilih diberi hak oleh Undang-Undang Dasar era ke-18 untuk menentukan dan menguasai pemerintah pusat,mewakili asal-usul,kepercayaan dan kepentingan yang berbeda-beda.
            Singkat cerita,melihat perkembangan pesat Amerika Serikat cukup umur ini yang didukung oleh kuatnya Undang-Undang Dasar yang digunakan sebagai pengatur keragaman yang telah dijelaskan sebelumnya pertanda bahwa dua era pertumbuhan dan kesejahteraan yang tak tertandingi telah memperlihatkan ketepatan masa asumsi masa depan dari 55 orang yang bekerja sepanjang animo panas 1787 untuk meletakkan pondasi bagi pemerintahan Amerika.
 Penyusunan Undang-Undang Dasar
Periode di antara pemberlakuan Articles of Confederation tahun 1781 dan penyusunan Undang-Undang Dasar tahun 1787 merupakan masa yang rentan,penuh perselisihan dan kekacauan,perasaan adanya tragedi politik dan kebutuhan kala itu mengalami perubahan drastis mencakup Konvensi Undang-Undang Dasar yang memulai proses pertimbangan pada 25 Mei 1787.Semua delegasi yakin bahwa harus ada pemerintah sentra yang efektif dengan seperangkat kekuatan pendorong untuk menggantikan kongres hasil Articles of Confederation yang tiada berdaya.Diawal pembahasan,para degelasi sepakat bahwa pemerintahan yang gres terdiri dari tiga tubuh yang terpisah-legislatif,yudikatif dan direktur yang setiap badanya mempunyai kekuasaan yang berbeda guna mengimbangi kedua tubuh lainya.Dalam konvensi yang ketika itu sedang berlangsung,menghadapi pro dan kontrak diantara proporsi keterwakilan di tubuh pembuat Undang-Undang .Negara penggalan yang lebih kecil,khawatir akan dominasi negara penggalan yang lebih besar,tetap  mempertahankan jumlah keterwakilan yang sama bagi setiap negara bagian,masalah diselesaikan dengan kompromi yang mulia.
            Beberapa gagasan yang dimasukkan ke dalam Undang-Undang Dasar yaitu hal baru,tapi banyak juga yang disusun menurut tradisi pemerintahan Inggris dan dari pengalaman ke tiga belas negara penggalan ketika menjalankan pemerintahan sendiri.Deklarasi kemerdekaan merupakan penuntun yang penting,membuat pikiran para delegasi tetap berfokus pada gagasan pemerintahan sendiri dan pemberian fundamental hak-hak asasi manusia.Tulisan beberapa filsuf politik Eropa ibarat John Locke(1690) yang mengajukan teori pemerintahan yang dibangun tidak menurut hak dari langit melainkan pada kontrak,dan menyatakan bahwa semua orang,punya hak asasi untuk hidup,kebebasan mempunyai lahan,dan mempunyai hak untuk memberontak bila pemerintahan melanggar hak asasi mereka.Dan tak kalah pentingnya ajaran dari Montesquieu,Beliau beropini adanya relasi yang dekat antara banyak sekali bentuk ajaran dengan perasaan-perasaan dan pembentukan lembaga-lembaga sosial politik tidak ketinggalan gagasan dan pemikirin khususnya Montesquieu dihormati kalangan perumus konstitusi Amerika,antara lain George Washington dan Thomas Jeffers.Oleh alasannya yaitu itu ajaran ia turut serta sangat  mepengaruhi proses berlangsungnya konvensi Undang-Undang kala itu
            Perlu diketahui juga,”James Madison(1751-1836),salah seorang penyusun Konstitusi yang kemudian menjadi presiden keempat,secara pribadi dan penuh tanggung jawab,bahwa sumber keabsahan dan kekuatan satu-satunya yaitu rakyat itu sendiri.Dia meyakini pentingnya membentuk pemerintahan ibarat itu dari seluruh lapisan masyarakat  dan tidak hanya dari satu golongan atau kelas.Oleh lantaran sumber kekuasaan yang sah yaitu rakyat,Madison yakin bahwa pemerintah itu pasti akan menguntungkan rakyat,dan jikalau tidak demikian,rakyat punya hak untuk merubah pemerintahan mereka”
            Pada simpulan Juli konvensi menunjuk sebuah komite untuk merangcang sebuah dokumen menurut kesepakatan-kesepakatan yang telah dicapai.Setelah sebulan pembahasan dan perbaikan,komite  kedua yang dikepalai oleh Gubernur Morris(Guberbur Pennsylvania)  menyusun rancangan simpulan Undang-Undang Dasar dan Undang-Undang Dasar tersebut yaitu versi terakhir, yang diajukan untuk ditandatangani pada 17 September.Tetapi,tidak semua delegasi bahagia dengan hasil tersebut,beberapa orang meninggalkan upacara,tiga di antaranya bersikeras menolak mendatangani : Elbridge Gerry dari Massachusetts,Edmund Randolph dan George Mason dari Virginia.
Ratifikasi : Awal yang baru 
Jalan yang telah dipersiapkan bagi sebuah proses pengesahan yang sulit,dengan kata lain Undang-Undang Dasar harus diterima sedikitnya oleh sembilan negara bagian.Delaware merupakan negara penggalan pertama yang menindaklanjuti,langsung diikuti oleh New Jersey dan Georgia.
            Pada simpulan Juni 1788,Maryland,South Carolina dan New Hampshire telah memperlihatkan persetujuan mereka,Delegasi Virginia yang dipimpin oleh James Madison dan delegasi New Jersey tetapkan beberapa hal-hal penting untuk menuntaskan konflik yang sudah melalui perdebatan panjang.Setelah keberhasilan pengesahan yang dilalui yang ditandai keberlangsungan proses pemerintahan sesudah Virginia dan New York melaksanakan pengesahan pada 13 September 1788,dimana kongres tetapkan Kota New York sebagai sentra pemerintahan baru(Ibukota kemudian dipindahkan ke Philadelphia tahun 1790 dan ke Washington D.C tahun 1800).Sebelum dari itu perlu diketahui bahwa implementasi Undang-Undang Dasar yang menyeluruh dan final ditentukan tanggal 4 Maret 1789.
            Pada akhirnya,system perundang-undangan di Amerika Serikat memperlihatkan titik kesepakatan,yakni terpilihnya George Washington terpilih  dengan bunyi bundar sebagai presiden pertama,dan John Adams dari Masschusett sebagai wakil presiden.Mereka diambil sumpah tanggal 30 April 1789.Sedikit dongeng ihwal presiden pertama Amerika ini,kepimpinan Washington yang cakap sangatlah krusial.Dia mengatur sebuah pemrintahan nasional,mengeluarkan kebijakan-kebijakan pemukiman yang dulunya dikelola oleh Inggris dan Spanyol,daerah perbatasan penggalan barat laut,dan menyaksikan hadirnya tiga Negara penggalan yang gres :Vermont(1791),Kentucky(1792),dan Tennessee(1796).
Urusan membentuk sebuah pemerintahan gres selesai sudah.Pekerjaan untuk memelihara republik pertama tersebut tebaru saja dimulai.
Penetapan Undang-Undang Dasar Sebagai Hukum Tertinggi
            Setelah melewati perjalanan yang begitu rumit,Undang-Undang Dasar di AS menyebut dirinya,”hukum negeri yang tertinggi”,tidak tanpa alasan warga Amerika menyebutnya demikian lantaran kekuasaan pejabat publik dibatasi oleh Undang-Undang Dasar.Tindakan mereka harus sesuai dengan Undang-Undang Dasar dan aturan lain yang mengacu pada Undang-Undang Dasar.Pejabat hasil pemilihan boleh dipilih kembali secara berkala,jika kinerja mereka sesuai dengan tuntutan kepentigan publik.Pejabat yang ditunjuk melayani sesuai dengan kepentingan individu atau otoritas yang mengangkat mereka dan mereka sanggup dipindahkan kapan saja.Pengecualian dari cara kerja di atas yaitu penunjukan seumur hidup atas ketua Mahkamah Agung dan aturan federal lainya,sehingga mereka bebas dan imbas kewajiban politik.
            Selain itu,penetapan akreditasi Undang-Undang Dasar sebagai aturan yang tertinggi tidak lepas dari adanya penghormatan terhadap persamaan hak asasi manusia,yang dikukuhkan dalam 10 amandemen pertama.Tetapi,perjalanan sejarah pemberlakuan HAM di Amerika tidak lepas dari imbas besar Presiden Abraham Lincoln yang memperjuangkan  penghapusan sistem rasial(Kulit hitam-putih) dan sistem perbudakan(Tahun 1860an-1870an) dari konflik kepentingan tokoh di utara dan konfederasi(selatan) yang dimulai semenjak t
ahun 1830
.Orang Selatan,yang murka melihat laba besar yang didapat pelaku bisnis Utara dari pemasaran kapas,menyatakan alasannya yaitu keterbelakangan kawasan Selatan yaitu bertambahnya kekuasaan pihak Utara.Sebaliknya,orang Utara menyatakan bahwa perbudakan,yang merka sebut sebagai”institusi yang ganjil”,adalah penyebab utama terjadinya kemunduran di kawasan tersebut.Padahal,perbudakan bagi orang Selatan sangat penting bagi perekonomian mereka.Pendek cerita,konflik kepentingan utara dan selatan yaitu politik tawar menawar atas kebebasan budak..Begitu kelam nya perjalanan sejarah itu,memaksa  diadakan perang saudara dan rekontruksi walaupun gagasan tersebut jauh dari kata berhasilan tetapi perlu diketahui bahwa sistem tersebut menghasilkan persekolahan umum dan perguruan tinggi tinggi bagi kaum Negro dan alhasil ibarat halnya perguruan tinggi tinggi yang dirintis oleh kaum abolisionis dan misionaris dari utara seusai perang saudara menghasilkan lulusan antara lain,W.E.B DuBois,Walter White,Thurgood Marshall,Martin Luther King,James Farmer,Stokely Carmichael.Semua keberhasilan tidak lepas dari dikukuhkan nya pengahapusan perbudakan dalam amandemen XIV dan XV yang di setujui pada masa pemerintaha Presiden ke 90 yaitu Rutherford B.Hayes.Dari klarifikasi singkat diatas,menunjukkan bahwa kuatnya perjuangan Amerika Serikat dalam menegakkan aturan  tak kala harus diadakanya peperangan saudara,walaupun begitu itu semua hanya untuk memperlihatkan bahwa dalam Undang-Undang Dasar di Amerika Serikat yaitu sebagai aturan tertinggi dengan kebebasan yang dijunjung tinggi,sehingga negara ini dijuluki sebagai negara yang mempopulerkan suatu negara liberal-kapitalis.
DAFTAR PUSTAKA
1)      Suhelmi,Ahmad. 2007. Pemikiran Politik Barat. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama
2)      Schroeder,C.Richard. Garis Besar : Pemerintahan Amerika Serikat. Departemen Luar Negeri Amerika Serikat
3)     
4)      D. Davis, Allen dan Harold D. Woodman. Konflik dan Konsensus : dalam Sejarah Amerika Modern. Gajah Mada University Press
5)      Pareanom A , Yusi. 2004.  Garis Besar : Sejarah  Amerika. Departemen Luar Negeri Amerika Serikat
6)      Kammen ,Michael. 1985.  Bangsa yang penuh Paradoks. Gajah Mada University Press