Sejarah Terjadinya Perang Antara Meksiko Dan Amerika Serikat Dalam Perjanjian Guadalupe Hidalgo Dibelahan Amerika Utara

Aisyah Nur Hanifah / PIS
1.         Awal terjadinya perang antara Meksiko dan Amerika Serikat
Negara Meksiko,merupakan negara belahan dari Amerika Utara.Dimana,Amerika Serikat dan Meksiko yaitu negara tetangga yang mempunyai segudang masalah,seperti halnya antara Indonesia dan Malaysia. Diantara problem yang dihadapi antara negara Meksiko dan Amerika Serikat yaitu permasalahan didalam imigran ilegal,perbatasan,dan yang terakhir yaitu perang antara Meksiko,melawan Kartel Narkoba yang meluas sampai ke Amerika Serikat.Awal kemunculan perang antara Meksiko dan Amerika Serikat,berawal dari tahun 1846-1848 M. Yang mana,peperangan antara negara Meksiko,dan Amerika Serikat,dilatarbelakangi oleh insiden Revousi Texas pada tahun 1835. Peristiwa ini,merupakan insiden pemberontakan yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat Texas atau merupakan orang-orang Amerika, yang ketika itu berdomilisi di Texas.Namun,dimasa itu, wilayah Texas masih merupakan wilayah Meksiko.

Pemberontakan yang dilakukan oleh masyarakat Texas,akibat ketidakterimaan mereka dengan pemerintahan Mexico,akibatnya,masyarakat Texas memisahkan diri dari Mexico pada tahun 1835 M.Kemerdekaan Texas,ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Velasco.Dan, perjanjian Velasco ini,ditandatangani dengan rasa terpaksa oleh Jenderal Meksiko,yang berjulukan Antonio de Lopez de Santa Anna,yang merupakan seorang tahanan,maka ia perupaya untuk menandatangani perjanjian tersebut,dengan tujuan biar terhindar dari eksekusi gantung.Namun, sejak 1836-1843 M,pemerintah Meksiko,terus- menerus melaksanakan acara memblokade pelabuhan dagang Texas dan mematikan perdangan republik yang masih muda,karena ketidakterimaan atas perlakuan Meksiko terhadap Texas,maka Texas membalas serangan Meksiko,dengan membuat angkatan bahari untuk merusak jalur perdagangan di Teluk Meksiko,serta membantu gerakan Revolusi di Yucatan.Sehingga hal ini,membuat negara Amerika Serikat sangatlah antusias terhadap Texas.ublik Amerika Serikat,sangatlah mendukung dengan acara yang dilakukan oleh Texas,apalagi ketika mereka tahu bahwa warga Texas yang membubarkan diri dari Meksiko tersebut,merupakan warga orisinil negara Amerika Serikat.Namun,Masyarakat Texas,haruslah melaksanakan Manifest Destiny terlebih dahulu biar dianggap sebagai pembenar Amerika Serikat didalam setiap tindakan yang mereka lakukan.
Dengan demikian,Amerika Serikatpun mengatakan aneksasi pada Texas,untuk menjadi koloni mereka, namun pernyataan ini sangatlah ditentang oleh Meksiko,dengan alasan bahwa bahwa setiap aneksasi yang diberikan terhadap Texas,sama halnya dengan menyatakan perang dengan Meksiko.Terutama,setelah presiden John Teyler, pada awal tahun 1845, menandatangani Joint Resolution,dengan tujuan membuat Texas menjadi belahan dari Uni Mereka.Tetapi, muncullah negara Inggris dan Prancis, yang mempunyai kepentingan ekonomi yang besar di negara Texas,sehingga kedua negara tersebut berusaha mengancam negara Amerika Serikat dan juga Meksiko,untuk membiarkan negara Texas menjadi sebuah negara yang merdeka.Bahkan, didalam suatu delegasi, berusaha untuk membujuk presiden Texas, yaitu Anson Jones,untuk menandatangani perjanjian teresebut,dengan tujuan biar tidak aneksasi oleh Amerika Serikat,dan berjanji untuk menekan Meksiko biar mengakui kemerdekaan Texas.Namun sebaliknya,hal ini malah ditolak oleh pemerintahan Texas.Dimana ketika itu,Texas sudah merasa bahwa negaranya sudah gulung tikar dan sudah waktunya untuk bergabung dengan Amerika Serikat.
Maka dari itu,misi yang dilakukan oleh presiden Texas,Anson Jones,sangatlah didukungoleh presiden gres Amerika Serikat ketika itu,yang berjulukan James.K.Polk,yang mana mempunyai tujuan ingin memperluas kawasan Amerika Serikat dan membeli ribuan lahan dari Meksiko dan Inggris,untuk negara belahan Oregen.Presiden James.K.Polk,mengirim utusannya John Sindell, ke Meksiko untuk membeli lahan Meksiko dari Texas sebesar 25.000 Dollar As. Namun, hal tersebut sangatlah ditolak oleh presiden Meksiko.Hingga tanggal 29 Desember 1845,Texas eksklusif memproklamasikan diri sebagai negara belahan dari Amerika Serikat ke-28 dan negara belahan ke-15 yang melegakan pemerintah.Hingga pada akhirnya,terjadilah suatu peperangan antara Meksiko dan Amerika Serikat.Dimana,Polk mengirimkan Jenderal Zachry Taylor,untuk mengamankan wilayah selatan.Dan ketika itu pula,Jenderal Zachry Taylor, dan pasukannya disambut oleh 6.000 tentara Meksiko dibawah pimpina Jenderal Pedro de Ampudia.
Peperangan antara Meksiko semakin tidak terkendali,ketika Slidell tetapkan untuk kembali ke Amerika Serikat dan ini membuat James.K.Polk marah, alasannya yaitu Meksiko tidak mau menjual tanahnya kepada Amerika Serikat.Selain Aneksi, yang meneybabkan terjadinya suatu peperangan antara Meksiko dan Amerika Serikat,yaitu dikarenakan impian Amerika Serikat untuk menguasai California.Hal ini dikarenakan,Presiden Amerika Serikat melihat bahwa California tidak teruurus oleh Meksiko dan di California,berdomisili masyarakat Amerika Serikat.Namun,keinginan Amerika Serikat untuk menguasai California terhalang,dikarenakan kedatangan Kapten John.C.Fremont pada bulan Desember 1845,setelah mendengar sebuah kabar bahwa peperangan yang terjadi antara Meksiko dan Amerika Serikat telah usai.Namun,kabar informasi ini, malah menjadikan kemarahan pada Negara Meksiko.Sehingga,pada tanggal 13 Mei,Meksiko mendeklarasikan peperangan.Dimana pada peperangan ini.Peperangan antara Meksiko dan Amerika Serikat berlangsung sampai selama dua tahun.Dimana pada peperangan antara Meksiko dan Amerika Serikat,Amerika sangatlah mendomisili peperangan.Peperangan yang terjadi antara Meksiko dan Amerika Serikat,berawal dari Palo Alto,California,hingga Molino delRey.Dan final dari peperangan antara Meksiko dan Amerika Seriakt dimenangi oleh Amerika Serikat.Dalam peperangan,Amerika Serikat mengutus 138 prajurit,diman 138 prajurit ini,tewas dan 673 prajurit terluka.Dan prajurit Meksiko yang hilang,terluka,dan hilang yaitu 1.80
0  prajurit.
2. Akhir dari Perang Meksiko dan Amerika Serikat
            Akhir dari Perang Meksiko dan Amerika Serikat, berawal dari tanggal 2 February 1848. Dimana, berakhirnya peperangan antara Meksiko dan Amerika Serikata,ditandai dengan adanya perjanjian Guadalupe Hidalgo(Traktat Guadalupe Hidalgo).Dimana perjanjian ini,merupakan suatu bentuk perjanjian yang dinegosiasi oleh Nicholas Trist. Didalam perjanjian Gudalupe Hidalgo, berisikan perihal penyerahan kepada Amerika Serikat mengenai tanah,yang mana ketika ini, tanah tersebut merupakan negara-negara belahan dari California,Utah,Nevada,dan belahan dari Arizona,New Mexico,Wyoming,dan Colorado. Didalam pertukaran ini,atau perjanjian ini,Amerika Serikat membayar kepada Meksiko sebesar $15.000.000. Dimana, lalu semua hak dari Meksiko dihapuskan dan perbatasan secara permanen didirikan di Rio Grande. Sehingga,kemenangan Amerika Serikat didalam peperangannya melawan Meksiko,juga menegaskan bahwa warga yakin dengan Manifest Destiny dan Ekspansi bangsa ke barat.
3.        Salah satu tokoh yang berperan didalam peperangan Meksiko melawan Amerika Serikat
Yang merupakan salah satu tokoh yang ikut berperan didalam peperangan Meksiko melawan Amerika Serikat, yaitu Antonio Lopez,yang merupakan Dikttator dari Meksiko.Antonio Lopez de Santa Anna Perez,lahir di Xalapa,Veracuz,Meksio,pada tanggal 21 February 1794.Dan meninggal di Mexico city,Meksiko pada tanggal 21 Juni 1876 pada umur 82 tahun.Dalam masa pemerintahannya,Meksiko mengalami kehilagan sebagian wilayahnya.Dan Antonio,menjabat selama 11 kali.Antonio berperang 2 kali dalam menghadapi Amerika Serikat.Dan berikut ini,pengorbanan Antonio dalam membela Meksiko:
1.                  Pertempuran Alamo,pada tanggal 23 February-6 Maret 1836. Ini merupakan titika awal Revolusi Texas.Dimana,Meksiko,dibawah kepemimpinan Antonio Lopez de Santa Anna Perez,melancarkan serangan terhadap misi Alamo di San Antono de Bexar.Kekejaman yang dilakukan Antonio selama pertempuran membuat semua orang bergabung pada Texas,sehingga sanggup mengalahkan tentara Meksiko pada pertempuran San Jacinto, pada tanggal 21 April 1836,dan merupakan final dari revolusi.
2.                  Pertempuan San Jacinto,yang terjadi pada tanggal 21 April 1836.Ini merupakan suatu pertempuran didalam memilih Revolusi Texas.Dimana Meksiko ketika itu,dibawah kepemimpinan Antonio,berhasil ditaklukkan oleh Texas,dengan dibawah kepemimpinan Sam Housten.
3.                  Revolusi Texas atau perang kemerdekaan Texas yatiu suatu perang yang terjadi antara Meksiko dan Texas pada tanggal 2 Oktober 1835
4.                  Perang Meksiko dan Amerika Serikat, yaitu suatu konflik bersenjata antara Amerika Serikat dengan Meksiko dari tahun 1848.Yang diakibatkan alasannya yaitu sengketa wilayah. Dan final dari peperangan ini, Amerika Serikat yang memenangkannya.
5.                  Keadaan Meksiko, ketika pasca peperangan antara Meksiko dan Amerika Serikat telah berakhir.
4.                  Keadaan Meksiko sesudah bera
khirnya perang antara Meksiko dan Amerika Serikat
Keadaan Meksiko sesudah berkahirnya perang,yaitu Negara Meksiko mengalami kebangkrutan,kehancuran ekonomi dan terjebak didalam suatu konflik agama dan ras.
Namun,keadaan Meksiko kini ini yaitu kaya akan minyak bumi,dan menjadi negara ke-10 penghasil minyak bumi,mengalami kemajuan yang cukup pesat.Selain itu,Meksiko telah bisa menigkatkan perekonomiannya dari sektor pertanian ke sektor insdustri.Dan sektor industri di Meksiko,jauh lebih besar dari sektor pertanian.Dan korelasi dengan negara lain makin menigkat.